Berita

Dosen UMS Dampingi Guru PAUD Susun Modul PHBS, Wujudkan Sekolah Sehat Berbasis Nilai Islami

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan kegiatan pendampingan intensif. Melalui kegiatan tersebut, para akademisi berfokus pada penyusunan modul phbs paud di TK Aisyiyah Laweyan, Surakarta. Agenda penting ini berlangsung tepat pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Sebanyak 20 guru dari sekolah mitra mengikuti pelatihan ini secara aktif.

Program ini bertujuan memperkuat kesiapan lembaga dalam menghadapi penilaian stratifikasi sekolah sehat. Selain itu, para dosen berupaya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam perangkat pembelajaran harian. Oleh karena itu, langkah strategis ini mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan secara optimal.

Strategi Pembelajaran Berbasis Nilai Islam

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Junita Dwi Wardhani, M.Ed., menjelaskan pentingnya edukasi kesehatan sejak usia dini. Pembiasaan hidup bersih harus dirancang melalui perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Berdasarkan hal tersebut, kehadiran modul phbs paud membantu para pendidik menanamkan karakter Islami secara efektif.

Selanjutnya, dalam sesi pemaparan materi, Junita menguraikan desain penyusunan modul yang terintegrasi. Guru-guru dikenalkan dengan indikator sekolah sehat yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Sebagai hasilnya, pendekatan ini memadukan kegiatan bermain bermakna dengan penguatan karakter mulia.

Para peserta juga mendapat arahan untuk mengembangkan proyek kreatif mingguan. Mereka menyusun instrumen asesmen autentik guna mengukur perkembangan anak secara objektif. Dengan demikian, dokumen pembelajaran ini sekaligus berfungsi sebagai portofolio pendukung evaluasi institusi.

Inovasi dan Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu

Tim pengabdian memperkenalkan berbagai inovasi penunjang lingkungan belajar yang atraktif. Beberapa di antaranya meliputi Sudut PHBS Interaktif, Pohon Amal Sehat, serta Gerakan Jumat Sehat Aisyiyah. Ragam media tersebut dirancang khusus untuk merangsang antusiasme anak didik.

Selain itu, pelatihan ini turut menghadirkan narasumber kompeten dari bidang kesehatan masyarakat. Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., memaparkan indikator teknis kesehatan di lingkungan sekolah. Sementara itu, Dr. drg. Ana Riolina, MPH., mengupas tuntas standar penilaian stratifikasi sekolah sehat.

Pendampingan Teknis dan Tindak Lanjut

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat kebersamaan. Para guru antusias mendiskusikan berbagai tantangan sanitasi di sekolah masing-masing. Di samping itu, mereka saling berbagi pengalaman praktis terkait pembiasaan cuci tangan dan pengelolaan lingkungan.

Usai sesi materi, tim dosen memberikan pendampingan teknis secara maraton. Guru-guru mendapatkan bimbingan intensif dalam merumuskan komponen modul ajar secara komprehensif. Melalui kolaborasi erat, dosen ums dan para pendidik mewujudkan budaya sekolah sehat yang berkelanjutan di Surakarta.

Kontributor: Maysali
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/