Buka Bersama dan Talk Show AMM Jeruklegi Pererat Ukhuwah Ramadan

PWMJATENG.COM, CILACAP – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jeruklegi, Cilacap, menggelar buka bersama dan talk show Ramadan sebagai ajang mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarpemuda, Ahad, 8 Maret 2026. Kegiatan yang diikuti ratusan pemuda itu berlangsung di Masjid Ulil Albab SMK Migas Muhammadiyah, Jalan Flamboyan, Tritih Lor, Jeruklegi.
Dalam talk show tersebut, dosen Universitas Al-Irsyad Cilacap, Ahmad Kusnaeni, menyampaikan materi bertema Ultimate Reset Button. Ia menjelaskan bahwa puasa, terutama pada bulan Ramadan, dapat dimaknai sebagai momen pengaturan ulang bagi tubuh, pikiran, dan jiwa setelah menjalani rutinitas sehari-hari yang padat.
Menurut dia, puasa memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat, terutama sistem pencernaan, sehingga membantu proses pemulihan alami, perbaikan sel, dan pengaturan metabolisme.
“Puasa memberikan jeda bagi tubuh untuk melakukan pemulihan secara alami,” jelasnya.
Talk Show Puasa sebagai Momentum Reset
Ahmad menambahkan, puasa juga menjadi momentum reset mental dan spiritual. Ramadan, kata dia, membantu seseorang mengendalikan hawa nafsu, membersihkan jiwa, dan memusatkan kembali hidup pada nilai-nilai spiritual.
Selain itu, puasa dapat menjadi sarana memperbaiki gaya hidup, termasuk memutus kebiasaan tidak sehat, menata pola makan, dan menyeimbangkan ritme kehidupan.
“Puasa adalah kesempatan untuk memulai kembali hidup dengan versi yang lebih sehat dan bersih,” ujarnya.
Ajang Silaturahmi AMM Jeruklegi
Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jeruklegi, Ali Romadhon Songlap, mengatakan buka bersama Ramadan merupakan kegiatan rutin AMM Jeruklegi yang dilengkapi dengan talk show.
Kegiatan silaturahmi itu dilaksanakan bergilir di tiap ranting. Pada Ramadan 1447 H, acara digelar di Ranting Tritih Lor, tepatnya di Masjid Ulil Albab SMK Migas Muhammadiyah Cilacap.
Ali menjelaskan, panitia menghadirkan narasumber dari dua sudut pandang, yakni kesehatan dan agama. Selain Ahmad Kusnaeni yang membahas puasa dari sisi kesehatan, hadir pula Ustadz Imron Abidilah yang menyampaikan manfaat puasa Ramadan dari sisi keagamaan.
“Kami mengundang narasumber untuk melihat puasa dari sisi kesehatan dan agama, sehingga peserta mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang manfaat Ramadan,” pungkasnya.
Kontributor: Wasis
Editor: Al-Afasy



