Dorong Kolaborasi Global, BIM BALI Conference 2026 Hadirkan Kepala LLDikti Wilayah VIII

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM–BIM University) akan menggelar BIM BALI Conference 2026 pada 30 April 2026. Konferensi ini menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai bidang, termasuk Kepala LLDikti Wilayah VIII sebagai salah satu pembicara utama.
BIM BALI Conference 2026 atau Bali International Meeting on Business, Advanced Engineering, and Leadership Sustainability Impact disiapkan sebagai forum ilmiah untuk mempertemukan gagasan lintas disiplin sekaligus memperluas jejaring kolaborasi global.
Salah satu pembicara utama yang dijadwalkan hadir ialah Kepala LLDikti Wilayah VIII, Prof. Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi. Kehadirannya diharapkan memberi pandangan strategis mengenai pengembangan pendidikan tinggi, inovasi, dan keberlanjutan.
Kepala LLDikti Wilayah VIII Jadi Pembicara Utama
Rektor ITBM–BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan gagasan inovatif dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam bidang bisnis, rekayasa teknologi, dan kepemimpinan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, konferensi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum ilmiah, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun jejaring kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Forum Ilmiah Dorong Kolaborasi Global
BIM BALI Conference 2026 akan menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari keynote speech, parallel session, hingga diskusi panel. Berbagai isu strategis dijadwalkan dibahas, antara lain transformasi digital, inovasi teknologi, dan kepemimpinan berkelanjutan di era global.
Melalui konferensi ini, ITBM–BIM University berharap lahir ide-ide solutif yang berdampak luas bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai ruang kolaborasi global dalam menjawab tantangan masa depan.
Kontributor: Fika
Editor: Al-Afasy



