Perkokoh Sinergi Dakwah Komunitas, BikersMu Kota Magelang Gelar Kopdar di Kantor PDM
PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG — Komunitas BikersMu Kota Magelang menggelar kopi darat (kopdar) di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang untuk memperkokoh sinergi dakwah berbasis komunitas. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mematangkan agenda touring mendatang sekaligus memperkuat konsolidasi gerakan Pemuda Muhammadiyah di wilayah urban.
Konsolidasi Komunitas Motor Muhammadiyah
Puluhan anggota BikersMu Kota Magelang mengikuti agenda kopdar tersebut bersama jajaran PDM Kota Magelang dan Majelis Tabligh. Forum koordinasi ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang diskusi interaktif untuk menyusun agenda touring yang akan meluncur pada Oktober mendatang.
Ketua BikersMu Kota Magelang, Cak Arif, menyampaikan bahwa audiens ini bertujuan memperjelas arah gerak komunitas. Menurutnya, pengurus menyiapkan kelompok pecinta otomotif ini secara khusus sebagai sarana penyaluran hobi yang sarat nilai spiritual dan kemasyarakatan.
“Kami beraudiensi dengan PDM sebagai bentuk laporan kegiatan. Dukungan pimpinan sangat penting agar komunitas ini menjadi wadah sinergi dakwah yang efektif merangkul para pecinta touring,” ujar Cak Arif.
Sinergi Dakwah Hingga Tingkat Ranting
Sementara itu, penanggung jawab komunitas sekaligus Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang, Fury Fariansyah, mendorong agar keanggotaan komunitas terus tumbuh pesat. Komunitas motor ini membawa misi menyajikan metode syiar agama yang lebih segar, inklusif, dan relevan dengan gaya hidup anak muda.
Fury menambahkan bahwa pengurus akan menggandeng seluruh elemen organisasi di tingkat akar rumput secara berkelanjutan. Pihaknya siap menginstruksikan koordinasi intensif bersama 17 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Magelang.
“Sinergi ini terus kita tingkatkan. Kami akan rutin berkoordinasi dengan seluruh ranting agar gerakan BikersMu Kota Magelang makin solid,” tegas Fury.
Apresiasi PDM Terhadap Syiar Fleksibel
Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun, memberikan respons positif terhadap gagasan kreatif para kader muda tersebut. Pihaknya menilai peta dakwah perkotaan membutuhkan pendekatan kategorial yang lebih adaptif, dinamis, dan tidak kaku.
Salamun mengingatkan agar kader muda tidak pernah lelah berikhtiar di tengah tantangan zaman yang makin kompleks. Menurutnya, aktivitas syiar modern tidak selalu harus tampil formal dengan membawa atribut atau bendera organisasi secara mencolok di ruang publik.
“Pemuda Muhammadiyah harus selalu bergerak. Yang terpenting dakwah Islam tetap menjadi misi utama dalam setiap aktivitas,” pesan Salamun.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal



