At-Tajdid Blora Raih Juara Umum 1 dan Borong 31 Medali di Mustika Cup 2026

PWMJATENG.COM, BLORA — Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora kembali mencetak prestasi gemilang pada ajang bergengsi. Kontingen ini sukses menyabet gelar Juara Umum 1 kategori Pra Remaja dalam ajang Mustika Cup 2026. Turnamen pencak silat Tapak Suci tersebut berlangsung meriah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Blora pada awal Mei ini.
Kejuaraan bertajuk MCMB 2 Piala Ketua PDM Blora ini mempertemukan atlet tangguh dari berbagai daerah. Peserta berasal dari Kabupaten Blora, Bojonegoro, hingga Rembang. Namun, dominasi santri At-Tajdid terlihat sangat menonjol sejak hari pertama kompetisi berlangsung.
Dominasi Perolehan Medali Kontingen At-Tajdid
Secara total, kontingen At-Tajdid mengumpulkan 31 medali dari berbagai nomor perlombaan. Pada kategori Seni Pra Remaja, tim meraih 2 emas, 3 perak, dan 6 perunggu. Selain itu, mereka juga menambah koleksi 1 medali emas dari kategori Seni Remaja.
Selanjutnya, pada kategori Tanding (Fighter) Pra Remaja, para santri tampil sangat agresif. Mereka mendominasi arena dengan meraih 5 medali emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Tambahan medali dari kategori Tanding Remaja melengkapi total koleksi menjadi 9 emas, 7 perak, dan 15 perunggu.
Peran Pelatih dan Disiplin Atlet dalam Mustika Cup 2026
Keberhasilan luar biasa pada Mustika Cup 2026 ini berkat tangan dingin duet pelatih Winardi dan Rizki Oktavian. Keduanya fokus membentuk kemampuan teknik serta mental juara para santri. Selain itu, guru pendamping Ulfiyatu H. memastikan stamina dan dukungan moral atlet tetap terjaga selama kompetisi.
Atlet peraih medali, Zharefa Zama, mengungkapkan bahwa latihan disiplin menjadi kunci utama. Meskipun menghadapi banyak tantangan, hasil ini menjadi penyemangat untuk terus berkembang. Senada dengan itu, Siraj Dzakwan mengaku belajar banyak tentang fokus dan pantang menyerah selama pertandingan berlangsung.
Sinergi Pesantren Menuju Prestasi Berkelanjutan
Direktur Pesantren At-Tajdid, A. Furqony, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh tim. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari sinergi dan kedisiplinan jangka panjang. Oleh karena itu, pihak pesantren berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri di masa depan.
Capaian di Mustika Cup 2026 ini juga mendongkrak reputasi lembaga secara nasional. Melalui program unggulan seperti International Class Program (ICP) dan bimbingan kejuaraan, At-Tajdid terus mencetak generasi unggul. Harapannya, prestasi ini memotivasi santri lain untuk menggali potensi diri lebih dalam lagi.
Kontributor: Tim Humas dan IT Tajdid
Editor: Al-Afasy



