Berita

Meriahnya Manasik Haji Anak-Anak TK ABA Weleri

PWMJATENG.COM, KENDAL – ‘Labbaikallahumma labbaik, laa syariikalaka labbaik, innal hamda wanni’mata laka walmulk, laa syariikalak’.

Itulah talbiyah, bacaan seseorang yang telah niat haji dan umroh. Hukum membacanya adalah sunah muakkad, tetapi sebagian pendapat ulama mengatakan wajib. Tetapi suara bacaan talbiyah itu terdengar bersahut sahutan yang keluar dari mulut-mulut kecil anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se Kec. Weleri. Mereka sedang mengikuti manasik haji di halaman Kantor Kec. Weleri pada Sabtu (12/10).

Sebanyak 640 anak TK ABA yang mengikuti pembelajaran rukun Islam ke lima. Mereka mengenakan pakaian ihram, serba putih, didampingi oleh orang tua masing-masing yang juga mengenakan pakaian warna putih, mengelilingi miniatur ka’bah, sedang melaksanakan tawaf.

Ketua panitia, Hezti Rumani mengatakan, manasik haji untuk anak-anak TK ABA se Kec. Weleri sebagai kegiatan rutin sekali dalam dua tahun. “Untuk tahun ini diselenggarakan dalam rangka tahun baru Islam 1441 H, milad IGABA dan Milad satu abad TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Adapun tema yang kita angkat adalah berkhidmad untuk negeri” kata Hezti.

Dijelaskannya, manasik haji ini sebagai forum sillaturrahmi antar orang tua siswa dengan guru, antara siswa dan siswa, juga sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan lebih dini tentang haji kepada anak-anak TK.

JAJARAN GURU. Guru-guru TK ABA Kec. Weleri usai mendampingi dan membimbing anak-anak didiknya dalam manasik haji pose bersama (foto dok gofur)

Menurut Hezti, rukun Islam yang ke lima perlu ditanamkan kepada anak-anak didik, karena memiliki nilai-nilai luhur yang mampu berkarakter Islam dan berakhlakul karimah.
Hezti dan jajaran guru-guru memahami, bahwa anak-anak TK dunianya adalah bermain, sehingga wajar dan bisa dimaklumi mereka masih banyak yang kurang disiplin. “Yang jelas ini pengenalan awal tentang ibadah haji melalui manasik yang bisa membuat mereka ceria dan suasananya meriah” ujarnya.

Beliau berharap anak-anak yang telah mengikuti manasik, meskipun masih sederhana tetapi memahami tentang haji. “Mereka diharapkan paham tentang ibadah haji yaitu dibutuhkan kesiapan mental, fisik, sabar dan biaya yang tidak sedikit” ungkapnya.
“Lebih dari itu mereka hafal bacaan-bacaannya, disiplin, mandiri dan benar-benar mengetahui rukun-rukun haji” sambungnya.

Untuk memahamkan anak-anak didik tentang haji, beliau juga berharap orang tua dan guru bisa menindaklanjuti kegiatan manasik haji tersebut di rumah maupun di sekoklahan masing-masing. “Kegiatan manasik haji memang perlu dievaluasi bersama agar ke depan kegiatan seperti ini akan lebih baik”.

Sedangkan ketua Majelis Dikdasmen PC Aisyiyah Weleri, Hj. Slamet Rahayu menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru TK ABA se Kec.Weleri yang telah melaksanakan manasik haji dengan peserta anak-anak didik.
“Kegiatan ini sebagai media menggembirakan anak-anak TK dan orang tuanya dan sebagai daya tarik untuk syiar TK ABA di Weleri sehingga ke depan seluruh TK ABA dapat berkembang dan maju” kata Rahayu.

Menurutnya, TK ABA di Weleri harus dikembangkan dari sisi kualitas maupun kuantitas dan berharap kelak anak-anak TK yang saat ini selesai menunaikan manasik haji besok ke depan ketika berusia dewasa mampu menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya.
“Kami yakin anak-anak yang sejak kecil ini kita tanamkan dan latih manasik haji, mereka entah kapan ada keinginan kuat untuk melaksanakan syariat Islam, yaitu haji” pungkasnya. (Fur/MPI Kendal)

Aji Rustam

Jurnalis MPI PWM Jateng, Wartawan Seniour TribunJateng

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE