Berita

Ketua LPB PPM : Syawalan Tidak Ada Peningkatan, Percuma

PWMJATENG.COM, KENDAL – Iedul Fitri memiliki spirit, ruh semangat peningkatan amalan pengabdian. Relawan Muhammadiyah malam ini memasuki syawalan dan semangat sillaturrahim dalam bentuk pelatihan untuk peningkatan kebaikan, penguatan organisasi dan kapasitas relawan. Relawan Muhammadiyah ketika memasuki tradisi syawalan ternyata tidak ada peningkatan adalah percuma.

Demikian pernyataan ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPBPPM), H. Budi Setiawan dalam acara Syawalan dan Sillaturrahmi yang digelar oleh LPB PWM Jateng Sabtu malam (15/6) di Weleri.

Di hadapan para ketua LPB PDM se Jawa Tengah dan para anggotanya, beliau mengatakan, relawan Muhammadiyah memiliki semangat iedul fitri dan sillaturrahmi yang mengandung nilai-nilai kebaikan untuk ditingkatkan dalam pengabdian kepada masyarakat. Tetapi menurut Budi Setiawan relawan Muhammadiyah dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dinilai masih terjadi ketimpangan.

“Sesuatu yang selama ini terkadang di beberapa tempat relawan Muhammadiyah punya semangat luar biasa, tetapi ketika terjun di lapangan secara organisasi terjadi ketimpangan, dan jadi persoalan karena yang dilakukan tidak seperti yang dibutuhkan masyarakat” ungkapnya.

“Di sinilah pentingnya semangat iedul fitri yang mengandung nilai-nilai peningkatan” tegas Budi.

Lebih lanjut beliau membeberkan, terdapat beberapa karakteristik relawan Muhammadiyah dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

“Relawan Muhammadiyah harus selalu menjalankan tugas dengan gembira dan penuh kesyukuran”.

Dijelaskan, apapun yang dilakukan penuh dengan kegembiraan. Relawan ketika menolong sesama jangan ada sedikitpun rasa ogah-ogahan. Karena dengan kegembiraan, senyum dan keceriaan ada banyak hal yang dilakukan.

“Orang yang bisa berbuat menolong orang lain harus dengan kesyukuran. Bukan berarti ketika ada bencana kita bersyukur, tetapi dilanjutkan karena ada kesempatan untuk berbuat baik kepada sesama” ungkapnya.

Dikatakan juga relawan Muhammadiyah dalam setiap giat harus berbingkai dalam agama Islam. Giat berbingkai agama Islam memiliki makna rahmatan lil alamien, berbuat untuk semua orang yang bernilai kemanusian tanpa membelah agama, suku, dan ras.

“Relawan Muhammadiyah menyadari bahwa nilai kemanusiaan adalah fitrah, menumbuhkembangkan nilai kepedulian untuk membantu sesama adalah kesucian, kefitrahan setiap insan harus dijaga dan diwujudkan dalam bentuk pengabdian kemanusiaan”

Budi Setiawan menilai apabila manusia tidak mampu menjaga kefitrahan, hilangnya tenggangrasa sesama manusia, yang terjadi adalah bencana.

“Bencana yang dilakukan oleh manusia adalah kerusakan di muka bumi dan pertumbahan darah. Justru di Timur Tengah, buminya para Nabi, di Syam, sampai sekarang mereka saling bertempur dengan alasan yang jelas”

“Manusia memiliki potensi kerusakan, penumpahan darah” tegasnya.

Ketua PDM Kendal, KH. Muslim yang turut hadir menuturkan, jika kita tidak berhati-hati dalam menjalankan agama Islam, dan hanya untuk kepentingan diri sendiri, dan tidak ada rasa kepedulian antar sesama, yang terjadi adalah bencana pemurtadan.

“Jika kita tidak peduli kepada mereka yang lapar. Kepada yang sakit kita diam, dan kepada yang miskin kita membiarkan, maka mereka akan diambil, ditolong oleh orang lain untuk dijadikan pengikutnya. Mereka yang menolong adalah non muslim, Kristen” ungkap Kyai Muslim.

Muslim berharap LPB sebagai ikhtiar solutif dan berperan untuk menolong mereka yang membutuhkan pertolongan.

“Solusi tepat LPB dalam menolong kebencanaan adalah bentuk kepedulian, menyelamatkan mereka dari kebencanaan”

Sedangkan ketua LPB PWM Jateng, H. Naibul Umam Eko Sakti mengatakan, Syawalan dan Sillaturrahmi memiliki dampak positif terhadap dinamika LPB di Jawa Tengah.

“Adanya peningkatan dalam menjalankan tugas-tugas keumatan dan kemanusiaan, khususnya membantu sesama dalam kebencanaan”

“Kebencaaan yang terjadi sebagai media kita untuk senantiasa berbuat kebaikan kepada para korban. Kita tidak mensyukuri adanya bencana, tetapi ada kesempatan untuk berbuat kebaikan” pungkasnya. (Fur/MPI Kendal)

 

 

 

Aji Rustam

Jurnalis MPI PWM Jateng, Wartawan Seniour TribunJateng

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE