Ustaz Riyan Arfadullah Ingatkan Jemaah Masjid Al Muttaqin Jepara untuk Tidak Lelah Berbuat Kebaikan
PWMJATENG.COM, JEPARA — Suasana pagi di Masjid Al Muttaqin PRM Sowan Kidul, Kedung, Jepara, terasa istimewa pada Jumat (6 November 2026M/ 25 Jumadil awal 1448 H). Ratusan jemaah memenuhi saf salat subuh berjemaah untuk mengikuti kegiatan Kultum Subuh Jumat berkah. Tokoh Muhammadiyah Sowan Kidul, H. Abdul Rozak, turut hadir bersama warga mengikuti rangkaian ibadah pagi tersebut.
Acara religius ini menghadirkan penceramah muda berbakat, Ustaz Riyan Arfadullah. Kehadiran penceramah ini menarik antusiasme warga sejak fajar menyingsing. Kehangatan pagi itu semakin terasa saat penceramah mulai menyapa para jemaah dengan senyuman ramah.
Makna Mendalam di Balik Kultum Subuh
Dalam sesi Kultum Subuh tersebut, Ustaz Riyan Arfadullah mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan hidup. Nikmat tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Syukur Alhamdulillah kita masih bisa melakukan aktivitas pribadi maupun berjemaah. Pada kesempatan yang baik ini, mari merenungkan sebuah nasihat penting: jangan pernah lelah melakukan kebaikan kepada diri sendiri maupun orang lain,” ujar Ustaz Riyan Arfadullah di hadapan para jemaah Masjid Al Muttaqin.
Penceramah kemudian mengutip kandungan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 105 untuk memperkuat pesannya. Ayat suci ini mengingatkan umat Islam agar berlomba-lomba dalam kebajikan karena Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang berbuat baik.
Keberkahan Hidup dari Hal Kecil
Praktik kebaikan tidak harus selalu berwujud hal besar. Kebijakan ini dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti tetangga, rekan kerja, maupun sesama muslim.
“Banyak contoh yang bisa diaplikasikan dalam hidup kita, mulai dari berbuat baik pada tetangga, teman, hingga sesama muslim. Setiap kebaikan pasti membawa ketenangan serta keberkahan tersendiri pada diri kita,” imbuh Ustaz Riyan Arfadullah.
Selain itu, penceramah menegaskan bahwa balasan setimpal menanti setiap amal saleh sekecil apa pun. Manusia terkadang merasa lelah atau kecewa ketika kebaikan mereka tidak mendapat apresiasi setimpal dari sesama manusia.
Tetap Istikamah Tanpa Rasa Ragu
Menghadapi potensi kekecewaan sosial, Ustaz Riyan Arfadullah meminta para jemaah Kultum Subuh agar tidak merasa risau atau galau. Allah SWT Maha Melihat dan mencatat setiap amal perbuatan umat-Nya.
“Jangan risau atau galau meski tidak mendapat dukungan dari pihak lain. Tetap maju karena Allah senantiasa mendengar dan menilai,” tegas Ustaz Riyan Arfadullah.
Rangkaian acara Jumat berkah ini ditutup dengan doa bersama agar pesan moral yang disampaikan mendatangkan inspirasi positif. Usai ceramah agama rampung, panitia mengajak seluruh jemaah menikmati hidangan ramah tamah yang telah disediakan.
Kontributor: Edi Sulton
Editor: Akmal



