Perkuat Sinergitas Pendidikan, MI Hamka Gelar Kunjungan Edukatif dan Pendampingan Khusus ke MI Muhammadiyah Kalialang
PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Majelis Dikdasmen Daerah Wonosobo mengutus MIS Muhammadiyah Kalibeber (MI Hamka) untuk menggelar kunjungan edukatif dan pendampingan khusus ke MI Muhammadiyah Kalialang, Senin (2/11/2026). Langkah strategis ini bertujuan memperkuat sinergitas antar-madrasah sekaligus memacu pertumbuhan sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut.
Kunjungan edukatif ini membawa agenda utama memberikan bantuan pendampingan bagi madrasah yang memiliki peserta didik di bawah 100 orang. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak membidik target peningkatan jumlah siswa secara signifikan pada tahun ajaran mendatang.
Keunikan MI Muhammadiyah Kalialang dan Tradisi Kitab Kuning
Kepala MI Muhammadiyah Kalialang, Taufik, S.HI., S.Pd., menyambut langsung kedatangan rombongan di kantor madrasah. Dalam dialog hangat tersebut, Taufik membeberkan daya tarik serta keunikan lembaga yang ia pimpin.
Meski berstatus sebagai sekolah Muhammadiyah, sebagian besar murid di MI Muhammadiyah Kalialang justru berasal dari keluarga Nahdliyin. Bahkan, madrasah ini secara konsisten mengenalkan tradisi Ngaji Kitab Kuning kepada para siswanya.
Mengenai jumlah siswa yang masih terbatas, Taufik menjelaskan faktor demografi dan populasi penduduk setempat menjadi penyebab utama. Namun, pihak sekolah tetap optimistis menyongsong tahun ajaran baru 2027/2028.
“Kami menaruh harapan besar dan optimisme tinggi. Support serta kolaborasi dari sekolah mitra pendamping akan mendorong kenaikan jumlah siswa baru,” ungkap Taufik.
Merawat Kearifan Lokal Tanpa Melepas Jati Diri
Pada kesempatan yang sama, Kepala MI Hamka, Suparno, S.Pd.I., mengapresiasi kebijakan inklusif tersebut. Menurutnya, MI Muhammadiyah Kalialang berhasil menyelaraskan program pendidikan dengan kearifan lokal tanpa kehilangan jati diri Muhammadiyah.
“Inilah Muhammadiyah, yang kehadirannya selalu mencerahkan dan tak pernah menggerahkan. Kami percaya setiap madrasah memiliki cerita, tantangan, serta potensi yang patut kita hargai bersama,” tegas Suparno.
Ia menambahkan bahwa kemajuan pendidikan bukan soal siapa yang paling unggul. Sebaliknya, seluruh elemen harus saling merangkul dan menguatkan.
Komitmen Inovasi Program dan SPMB
Menutup agenda kunjungan edukatif tersebut, Kepala MI Hamka berkomitmen penuh mendampingi MI Muhammadiyah Kalialang secara berkesinambungan. Sinergi ini akan terwujud dalam bentuk inovasi program pembelajaran serta ekspansi strategi promosi SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru).
Kolaborasi nyata ini diharapkan mampu membesarkan MI Muhammadiyah Kalialang sebagai madrasah unggulan yang mengakar kuat di tengah masyarakat.
Kontributor: Rudyspramz
Editor: Akmal



