Mahasiswa UMP Juara Internasional di Kuala Lumpur usai Sabet Dua Penghargaan
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Prestasi membanggakan kembali lahir dari panggung global. Seorang mahasiswa UMP juara internasional usai menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang International Youth Excursion Network X Indonesian Youth Exchange di Kuala Lumpur, Malaysia.
Oktaviyani, mahasiswi Program Studi D3 Akuntansi angkatan 2024 FEB UMP, sukses mengamankan posisi Juara 1 Best Video Innovation dan Juara 3 Best Presentation. Ia berhasil menyisihkan ribuan peserta hingga terpilih menjadi salah satu dari 10 delegasi berskema Special Golden Funded.
Pencapaian ini berawal dari keberanian Oktaviyani menguji gagasan bisnisnya di tingkat regional. Ia tergerak memvalidasi ide ekosistem digital yang ia rancang agar mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Awalnya saya punya ide bisnis dan penasaran apakah solusi ini benar-benar memberikan dampak ketika diuji di tingkat regional,” ujar Oktaviyani saat menceritakan motivasinya.
Mengembangkan Platform Incubus untuk UMKM
Keberhasilan sosok mahasiswa UMP juara internasional ini tidak lepas dari platform bernama Incubus yang ia gagas. Platform tersebut dirancang sebagai ekosistem pendukung pelaku usaha kecil, khususnya pada sektor UMKM dan agroteknologi.
Incubus menyediakan berbagai fitur strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis lokal. Dua fitur unggulannya mencakup co-founder match serta skema pendanaan soft cash bagi wirausaha pemula.
Proses menuju kompetisi di Kuala Lumpur menuntut komitmen tinggi dari Oktaviyani. Selama beberapa bulan sebelum keberangkatan, ia harus menjalani seleksi ketat mulai dari tahap administrasi pada Maret hingga penyaringan akhir.
Ia juga membagi fokus secara intensif antara tugas perkuliahan reguler dan penyempurnaan proyek bisnis. Kesibukan harian yang padat menyita energi serta menuntut daya tahan fisik yang prima.
“Pagi harinya saya harus tetap fokus kuliah, sedangkan malamnya berdiskusi terkait proyek. Momen ini membutuhkan komitmen ekstra,” ungkapnya.
Ujian Daring dari Malaysia dan Apresiasi Kampus
Tantangan berlanjut saat Oktaviyani harus mengurus perizinan administrasi kampus secara mandiri. Ia mengoordinasikan seluruh dokumen dengan pihak dekanat hingga mempersiapkan perjalanan ke Malaysia tanpa pendampingan dosen.
Masa kompetisi yang bersamaan dengan Ujian Akhir Semester (UAS) memaksa Oktaviyani mengerjakan ujian secara daring dari Kuala Lumpur. Meskipun jadwal amat padat, ia tetap menuntaskan kewajiban akademik tepat waktu.
Pencapaian mahasiswa UMP juara internasional ini membawa harapan besar bagi pengembangan bisnis Incubus secara berkelanjutan di masa depan. Oktaviyani berharap karyanya dapat membawa manfaat nyata bagi sektor UMKM.
“Harapan saya, platform Incubus benar-benar bisa berkembang menjadi ekosistem nyata untuk membantu UMKM dan sektor agroteknologi,” tegasnya.
Ketua Program Studi D3 Akuntansi UMP, Nur Isna Inayati, S.S.T., M.Si., Ak., memberikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan tersebut. Pihak program studi menilai keberhasilan ini membuktikan kualitas civitas akademika di level global.
“Kami mengapresiasi pencapaian Oktaviyani yang berhasil meraih dua penghargaan internasional di Malaysia. Prestasi ini menunjukkan potensi mahasiswa kami untuk bersain di tingkat global,” tutur Nur Isna.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain di Universitas Muhammadiyah Purwokerto untuk terus mengukir karya di kancah nasional maupun internasional.
Kontributor: Iny/Chy
Editor: Akmal



