Kisah Inspiratif Daffa Satria, Mahasiswa UMS Lolos PIMNAS 2026 dan Tembus Ajang Internasional
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali lahir dari sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Daffa Satria Nugraha, seorang mahasiswa UMS lolos PIMNAS 2026 usai memimpin Tim NECIS dalam ajang kompetisi ilmiah nasional tersebut.
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UMS angkatan 2024 ini membuktikan kualitasnya melalui rekam jejak yang luar biasa. Selain sukses menembus Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026, ia aktif mengikuti kelas internasional, menjadi asisten laboratorium, dan rutin menjuarai kompetisi tingkat dunia.
Ketertarikan Teknologi Sejak Kecil dan Kelas Internasional UMS
Langkah sukses Daffa berawal dari hobi masa kecilnya yang gemar mengulik peranti elektronik secara mandiri. Rasa penasaran itu mendorongnya mantap memilih Program Studi Teknik Elektro UMS untuk memperdalam fondasi keilmuan teknologi.
“Dari kecil memang suka ngoprek macam-macam. Saya sering membongkar dan mempelajari berbagai perangkat untuk mengetahui cara kerjanya,” ujar Daffa saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (29/10/2026).
Guna mengasah kompetensi secara global, ia langsung mengambil program kelas internasional sejak semester pertama. Pembelajaran berbasis bahasa Inggris memperluas cakrawala berpikirnya, terutama saat menyusun laporan praktikum dan melakukan presentasi akademik.
Ia meyakini bahwa potensi diri harus terus ditempah melalui latihan yang konsisten. Kehadiran kelas internasional di UMS memberikan ruang evaluasi yang terukur bagi kemampuan bahasa asing dan kapasitas akademiknya.
Pengalaman Asisten Laboratorium dan Inovasi StrokeSense
Tidak berhenti di ruang kuliah, Daffa membagikan ilmunya dengan menjadi asisten laboratorium di kampus UMS. Aktivitas mengajar ini justru memperkuat pemahaman konsep dasarnya sekaligus memperluas kosakata teknis dalam bahasa asing.
Peran tersebut menuntut kedisiplinan tinggi dalam mengelola waktu harian. Di tengah kesibukan mengajar, Daffa berhasil merancang perangkat medis inovatif bernama StrokeSense untuk ajang kompetisi internasional di Malaysia.
Proses perancangan StrokeSense melewati tahapan matang, mulai dari penyusunan rancangan sistem, penentuan komponen, hingga penyusunan anggaran. Kerja keras ini membuahkan hasil manis lewat persetujuan keluarga dan raihan prestasi gemilang di tingkat internasional.
Kepemimpinan Tim PKM hingga Sukses Lolos PIMNAS 2026
Kemampuan teknis dan kepemimpinan Daffa kian teruji saat ia memimpin tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di UMS. Bersama anggota timnya, ia aktif memimpin diskusi teknis, mengevaluasi rancangan alat, dan mengeksekusi penyempurnaan sistem.
Kolaborasi solid dalam tim tersebut akhirnya membuahkan hasil nyata. Pengajuan karya inovasi mereka berhasil meloloskan nama mahasiswa UMS lolos PIMNAS 2026 sebagai kontestan unggulan.
Pencapaian ini menumbuhkan semangat baru bagi Daffa untuk terus mengejar impian akademiknya. Saat ini, ia tengah mempersiapkan diri berburu beasiswa luar negeri sembari tekun mempelajari bahasa Jerman dan Jepang.
Rekam jejak keberhasilan Daffa bersama Tim NECIS menegaskan komitmen UMS dalam mencetak generasi muda berdaya saing global. Lingkungan akademik UMS terbukti sukses mendukung mahasiswanya untuk terus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



