KolomPWM Jateng
Konseptual Proker M49: STRATEGI MEMAJUKAN JAM’IYAH (Part 6)
Oleh: Dodok Sartono (Sekretaris PWM Jateng)

Baca Part 5 >> STRATEGI MENGUATKAN DAN MEMPERLUAS JAMAAH
Kebesaran Muhammadiyah memerlukan organisasi yang semakin kuat. Semangat saja tidak cukup. Keikhlasan harus bertemu dengan kompetensi. Amanah harus bertemu dengan profesionalisme.
Kolektif-kolegial harus bertemu dengan pembagian tanggung jawab. Dan ideologi harus bertemu dengan sistem.
Karena itu, transformasi Jam’iyah diarahkan melalui model MPM: Maju, Profesional, Modern.
- MAJU; Muhammadiyah harus maju dalam pemikiran, SDM, ilmu pengetahuan, inovasi, pelayanan, dan kemampuan organisasi. Tidak sekedar bertumbuh tapi memimpin/ unggul, tidak sekedar banyak AUM tapi berkualitas dan daya saing.
- PROFESIONAL; Muhammadiyah dikelola berdasarkan kompetensi, standar, sistem, data, target, transparansi, akuntabilitas, dan evaluasi kinerja.
- MODERN; Muhammadiyah adaptif terhadap perubahan zaman dengan memanfaatkan teknologi, kecerdasan buatan, data, manajemen pengetahuan, serta praktik tata kelola modern.
Lima Mesin Jam’iyah;
- SDM: Membangun kader, pemimpin, profesional, dan manajer yang kompeten serta berintegritas.
- Sistem: Membangun SOP, governance, risk management, audit, KPI, dan sistem pengendalian.
- Keuangan: Membangun pengelolaan keuangan yang sehat, transparan, produktif, dan berkelanjutan
- Marketing & Jaringan: Memperkuat komunikasi, branding, jejaring, kolaborasi, dan kepercayaan publik.
- Digital, Data, AI & Teknologi: Mengembangkan Satu Data Muhammadiyah, dashboard, digitalisasi proses, cybersecurity, kecerdasan buatan, dan manajemen pengetahuan.
Pemisahan Governance dan Management
Salah satu agenda transformasi penting adalah memperjelas peran:
- Pimpinan Persyarikatan: Sebagai governance, yaitu menjaga ideologi, menentukan arah, menetapkan kebijakan, dan melakukan pengawasan.
- Tim Eksekutif Profesional: Sebagai management, yaitu menerjemahkan kebijakan menjadi program, anggaran, target, koordinasi, monitoring, dan laporan.
“Pimpinan memimpin arah. Profesional memastikan eksekusi.”
Outcome 2032:
- Terwujudnya Jam’iyah Muhammadiyah yang kokoh ideologinya, unggul SDM-nya, profesional pengelolaannya, modern sistemnya, sehat keuangannya, kuat jaringannya, serta cepat dan akuntabel dalam mengambil dan mengeksekusi keputusan.
KPI Utama Jam’iyah (Tingkat Nasional);
- 100% PWM dan PDM memiliki Renstra dan KPI
- 100% PWM dan minimal 90% PDM terhubung dengan sistem data
- 100% PWM dan secara bertahap PDM memiliki fungsi eksekutif profesional (dipimpin Direktur /Manajer eksekutif)
- 100% posisi strategis memiliki standar kompetensi
- Seluruh PWM dan PDM memiliki talent pool
- Minimal 95% laporan organisasi tepat waktu
- Minimal 90% keputusan strategis terlaksana
- 100% aset strategis terdata
- Indeks Tata Kelola Muhammadiyah minimal 85/100
NOTE;
- agenda proker dan KPI pusat / nasional tinggal di cascading sampai PRM
Part 7 >>STRATEGI MEMPERLUAS JARIYAH



