Latih Siswa dan Guru Hadapi Darurat, PCM Jogonalan Klaten Gelar Pelatihan Tanggap Bencana
PWMJATENG.COM, KLATEN — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jogonalan Klaten menggelar pelatihan tanggap bencana bagi ratusan siswa dan guru untuk memeriahkan rangkaian semarak Milad Muhammadiyah ke-114.
Edukasi Kebencanaan di Lingkungan Sekolah
Ketua PCM Jogonalan, Samijo, membuka langsung kegiatan edukasi kebencanaan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan acara tersebut.
Ia menegaskan pentingnya pembekalan mitigasi sejak dini di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemahaman mengenai tanggap darurat akan membantu warga sekolah tetap tenang dan terarah saat situasi krisis terjadi.
“Kami mengadakan pelatihan tanggap bencana ini untuk memberikan edukasi mendasar kepada siswa dan guru. Ketika kondisi darurat datang, mereka sudah siap dan tidak bingung sehingga risiko bahaya bisa kita minimalkan,” ujar Samijo.
Materi pelatihan mencakup langkah penanganan gempa bumi, teknik pemadaman kebakaran awal, hingga prosedur evakuasi korban secara aman. Lewat pembekalan ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jogonalan diharapkan memiliki ketangguhan fisik dan mental saat menghadapi bencana alam.
Sinergi Bersama Lembaga Resiliensi Bencana
Tim instruktur dari Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PCM Jogonalan memandu seluruh sesi praktik secara interaktif. Para peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping MI Tangkisan Pos, SD MPK Jogonalan, serta SMP Muhammadiyah 11 Jogonalan mengikuti alur simulasi dengan penuh antusias.
Instruktur memperagakan teknik perlindungan diri saat gempa, penggunaan alat pemadam, hingga jalur evakuasi darurat. Melalui pelatihan tanggap bencana yang terpadu ini, para peserta mendapatkan pengalaman langsung cara menyelamatkan diri dan menolong sesama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Muhammadiyah dalam menguatkan edukasi kebencanaan masyarakat. Pengurus PCM Jogonalan berharap ikhtiar ini menjadi ladang kebaikan yang membawa manfaat nyata bagi perlindungan keselamatan warga sekolah.
Kontributor: Tri Praptama, SP, M.Si
Editor: Akmal



