Aksi Nyata Pengabdian Masyarakat IMM UMS Sulap Desa di Sukoharjo Jadi Desa Cerdas
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar program pengabdian masyarakat IMM UMS di Dukuh Badran, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Program pengabdian bertajuk Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO) ini berlangsung sejak 18 Juli hingga 23 Agustus 2026 dengan mengusung misi utama mewujudkan Desa Cerdas Sukoharjo.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa menghadirkan deretan program unggulan yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, hingga keagamaan. Ketua Pelaksana PPO, Nur Layli Mafaza, menegaskan bahwa mahasiswa hadir untuk memberikan dampak sosial nyata sekaligus belajar langsung di tengah kehidupan warga.
“Pengabdian itu tentang cara menghadirkan manfaat, menumbuhkan kepedulian, serta membangun hubungan bermakna antara mahasiswa dan masyarakat,” ujar Mafaza saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (22/10/2026).
Sentuhan Edukasi Lingkungan dan Inovasi Metaplast
Sektor lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pengabdian masyarakat IMM UMS kali ini. Mahasiswa menggandeng pemateri Bunda Ismokoweni untuk memberikan pelatihan olah sampah daur ulang melalui inovasi Media Tanam Plastik (Metaplast).
Inovasi Metaplast mengajak warga memanfaatkan limbah plastik rumah tangga menjadi wadah tanam yang bernilai guna dan estetis. Selain pelatihan daur ulang, mahasiswa dan warga juga menggelar aksi penanaman pohon bersama untuk menghijaukan kawasan pedesaan.
“Menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi rumit. Kreativitas dan kemauan untuk memulai menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih baik,” jelas Mafaza.
Layanan Kesehatan Gratis dan Penguatan Edukasi Anak
Tidak hanya fokus pada lingkungan, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UMS juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh warga desa. Layanan ini mencakup cek tekanan darah serta konsultasi kesehatan berkala untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Di bidang pendidikan, tim pengabdian mendampingi anak-anak desa melalui kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), kelas literasi, dan lomba mewarnai. Pendampingan ini bertujuan memacu kreativitas serta membangun keberanian anak-anak dalam mengekspresikan diri sejak dini.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Mendampingi anak membaca atau memberi mereka ruang untuk berani mencoba sudah menjadi langkah yang sangat berarti,” tambah Mafaza.
Menghidupkan Syiar Agama dan Semangat Gotong Royong
Penguatan nilai religiusitas juga menjadi pilar penting dalam kegiatan pengabdian masyarakat IMM UMS di Desa Bulu. Tim pengabdian menggelar Tabligh Akbar bersama Ustadz M. Uqbah Aziz serta rutin menggerakkan kajian Ahad pagi di Masjid Nurul Huda.
Melalui rangkaian kegiatan keagamaan ini, mahasiswa berupaya memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pembelajaran, dan ruang interaksi sosial warga. Program pemberdayaan desa Sukoharjo ini pun ditutup dengan respon positif dari masyarakat setempat yang menyambut hangat kehadiran para mahasiswa.
“Desa Cerdas bukan sekadar nama program, melainkan semangat untuk menghadirkan pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap silaturahmi dan dampak positif ini terus terpelihara secara berkelanjutan,” tutup Mafaza.
Kontributor: TimPPO/Adi
Editor: Akmal



