Berita

Aisyiyah Jepara Komitmen Mencegah KDRT dan Dampingi Mualaf

PWMJATENG.COM, JEPARA — Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Jepara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mencegah KDRT dan melindungi korban kekerasan perempuan serta anak di wilayah Kabupaten Jepara.

Langkah strategis ini menjadi tindak lanjut dari Workshop Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang diinisiasi oleh DP3AP2KB Kabupaten Jepara pada awal Oktober 2026. Kader ’Aisyiyah tergerak untuk tidak berdiam diri menghadapi maraknya kasus kekerasan perempuan dan anak.

Penguatan Layanan Konsultasi Keluarga

Ketua PDA Jepara, Umi Kulsum, menegaskan pentingnya respons cepat terhadap dinamika sosial saat ini. Pihaknya mengoptimalkan fungsi Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ’Aisyiyah (BIKKSA) untuk merespons keluhan warga.

“Kami mengoptimalkan peran BIKKSA serta menindaklanjuti gagasan Ruang Bersama Indonesia. Wadah ini menjadi ruang aman untuk menampung berbagai keluhan dan persoalan keluarga,” ujar Umi Kulsum dalam pertemuan triwulan di PCA Kedung, Ahad (18/10/2026).

Selanjutnya, Umi Kulsum mengingatkan bahwa ajaran Islam sangat memuliakan perempuan dan anak. Agama sama sekali tidak menoleransi segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan verbal yang sering kali terabaikan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, menjaga keharmonisan keluarga merupakan amanah agama. Upaya mencegah KDRT mencakup perlindungan fisik maupun psikis seluruh anggota keluarga sesuai tuntunan Al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6.

Pendampingan Pemberdayaan Mualaf Jepara

Selain fokus mencegah KDRT, PDA Jepara juga memberikan perhatian khusus kepada keberadaan mualaf Jepara. Para mualaf membutuhkan rangkulan, perlindungan, dan pendampingan spiritual serta ekonomi dalam menjalani kehidupan baru.

Pada kesempatan tersebut, PDA Jepara menyerahkan bantuan modal usaha kepada sepasang mualaf dari PCA Keling, Andreas Betlin Tobing dan istrinya. Kantor Layanan (KL) Lazismu PDA Jepara menyalurkan bantuan finansial ini untuk memperkuat kemandirian ekonomi mereka.

Penerima bantuan, Andreas Betlin Tobing, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian kader ’Aisyiyah. Dukungan komunitas seiman menjadi penguat utama bagi mualaf yang kehilangan kedekatan dengan keluarga asal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ’Aisyiyah Jepara atas bantuan ini. Kami berharap dapat berkontribusi aktif di Persyarikatan Muhammadiyah dan terus menebar manfaat bagi sesama,” kata Andreas.

Melalui penguatan layanan konsultasi dan kepedulian sosial ini, Aisyiyah Jepara membuktikan peran aktifnya dalam mencegah KDRT sekaligus merangkul warga yang membutuhkan perlindungan.

Kontributor: Wurry Srie
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor