Wisuda ke-50 UNIMUS: BAPS Batch 2 Cetak Calon Alumni Berkarakter dan Berintegritas
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Mereka juga wajib membawa integritas, nilai moral, dan kemampuan menyelesaikan masalah di masyarakat.
Semangat tersebut menjadi landasan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) Batch 2 menjelang Wisuda ke-50 UNIMUS. Acara ini berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (10/10/2026).
Mengusung tema “Menjadi Alumni UNIMUS yang Profesional dan Berkemajuan”, kegiatan ini membekali mahasiswa sebelum melangkah ke dunia kerja. Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., hadir secara langsung untuk memberikan penguatan karakter kepada para peserta.
Menjadi Problem Solver di Dunia Kerja
Dalam pemaparannya, Prof. Masrukhi menjelaskan bahwa karakter terbentuk dari nilai dan keyakinan yang konsisten. Alumni perguruan tinggi Muhammadiyah harus membawa semangat berkemajuan serta aktif berkontribusi bagi bangsa.
“Bagaimana kita sebagai warga negara bisa berperan? Berperan itu berarti mampu menyelesaikan persoalan kehidupan. Alumni hadir sebagai problem solver, bukan problem maker,” tegas Rektor.
Ia mengingatkan bahwa tantangan akan selalu hadir dalam setiap jenjang karier. Karena itu, para calon lulusan perlu membangun ketangguhan dan memegang teguh nilai spiritual saat mengambil keputusan.
“Apa pun agamanya, Tuhan harus menjadi pegangan utama,” lanjut Prof. Masrukhi menekankan pentingnya fondasi keagamaan.
Pentingnya Menjaga Kejujuran dan Etika
Sementara itu, Ketua Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) UNIMUS, Dr. Rochdi Wasono, M.Si., menyebut BAPS sebagai pilar pembekalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Program ini melengkapi pembinaan rutin yang diterima mahasiswa selama perkuliahan.
Dr. Rochdi berpesan agar nilai keislaman selalu tecermin dalam perilaku nyata, terutama saat menghadapi dilema etika di dunia kerja. Ia meminta lulusan tetap menjunjung kejujuran dan tidak tergiur keuntungan pribadi.
“Jika nanti Anda bekerja dan ditawari sesuatu yang melanggar kejujuran, ingatlah nama baik almamater. Jangan pernah mengabaikan prinsip moral,” tuturnya.
Evaluasi Persiapan Wisuda ke-50 UNIMUS
Pelaksanaan BAPS Batch 2 untuk menyambut Wisuda ke-50 UNIMUS ini diikuti oleh 498 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 157 peserta laki-laki dan 341 peserta perempuan.
Dalam sesi evaluasi, LSIK menyoroti pentingnya penguatan ibadah harian. Data menunjukkan 60,7 persen peserta mengaku belum konsisten salat tepat waktu, dan 52,5 persen perlu memperdalam makna bacaan salat. Catatan ini menjadi bahan refleksi kampus untuk terus meningkatkan pembinaan moral.
Rangkaian BAPS terbagi dalam tiga gelombang utama untuk mematangkan persiapan Wisuda ke-50 UNIMUS pada November 2026 mendatang. Melalui pembekalan ini, kampus memastikan kelulusan akademik berbanding lurus dengan kesiapan etika serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kontributor: Humas Unimus
Editor: Akmal



