Ratusan Peserta Unjuk Gigi di Kejurkab Tapak Suci Jepara 2026, Siap Melahirkan Atlet Silat Berprestasi
PWMJATENG.COM, JEPARA — Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) 146 Jepara sukses menggelar ajang Kejurkab Tapak Suci Jepara 2026. Ajang tahunan yang memasuki gelaran ke-7 ini menjadi wadah mengasah minat dan bakat pencak silat bagi generasi muda usia dini hingga remaja.
Kegiatan bergengsi ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (10–11/10/2026), di Gedung Dakwah Umar Hasyim, Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari. Sebanyak 200 atlet muda dari 15 cabang latihan tampil penuh semangat dan menyemarakkan suasana pertandingan.
Ketua Pimda TSPM 146 Jepara, Bambang Sulistyo, M.H., menegaskan pentingnya pembinaan karakter dalam ajang ini. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana berproses yang sangat berharga bagi para atlet muda.
“Peserta tidak hanya berproses menjadi atlet yang kuat secara fisik. Mereka juga harus memiliki iman dan takwa yang kuat,” tegas Bambang saat membuka acara.
Cetak Atlet Berprestasi hingga Tingkat Provinsi
Langkah konsisten TSPM 146 Jepara dalam pembinaan atlet silat mendapat apresiasi tinggi dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Jepara. Sekretaris IPSI Jepara, Heru Widiyatmoko, S.Pd., memuji komitmen Tapak Suci yang berkelanjutan dalam mencetak pesilat tangguh.
Heru mengungkapkan pembinaan berjenjang tersebut telah membuahkan hasil nyata pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) Jawa Tengah lalu. Satu-satunya pesilat yang berhasil menyumbang medali perak untuk Kabupaten Jepara merupakan atlet Tapak Suci Jepara.
“Prestasi itu membuktikan bahwa Tapak Suci tidak sekadar eksis. Perguruan ini sangat serius membina dan memantau perkembangan atletnya sehingga mampu bersaing dengan perguruan silat lain di Jepara,” ungkap Heru.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara, H. Hanbali, menilai Tapak Suci sebagai organisasi otonom yang memiliki keistimewaan tersendiri. Cabang olahraga ini dinilai mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat.
“Tapak Suci bisa masuk ke mana saja. Jalur dakwahnya terbuka tanpa sekat dan batas melalui seni pencak silat,” terang Hanbali.
Melalui keberhasilan Kejurkab Tapak Suci Jepara 2026 ini, pembinaan pesilat muda di Kabupaten Jepara diharapkan terus melahirkan generasi atlet berprestasi di tingkat nasional.
Kontributor: Nurul Islah Amrullah
Editor: Akmal



