Empat Santri Nurul Ilmi Jepara Juara Kejuaraan Daerah Tapak Suci
PWMJATENG.COM, JEPARA — Empat santri Nurul Ilmi Jepara juara kejuaraan daerah Tapak Suci setelah sukses memborong medali di Gedung Dakwah Umar Hasyim Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara.
Ajang pencak silat bergengsi tingkat kabupaten tersebut berlangsung pada Sabtu hingga Minggu (9-10 oktober 2026M/27- 28 Rabiul Akhir 1448H). Perolehan medali ini mengukuhkan prestasi membanggakan bagi Ponpes Nurul Ilmi Bucu Jepara.
Pimpinan Ponpes Nurul Ilmi Jepara, Ustaz KH Sukahar, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian anak asuhnya. Pihaknya bersyukur atas kegigihan para santri selama berlaga di gelanggang.
“Alhamdulillah, para santri mampu membuktikan kualitas terbaik mereka. Kami berharap raihan ini menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan prestasi,” ujar Ustaz KH Sukahar.
Daftar Peraih Medali dan Latihan Intensif
Ajang kompetisi ini mencatatkan nama empat santri Nurul Ilmi Jepara juara kejuaraan daerah Tapak Suci di kelas yang berbeda. Fadilur Ridho sukses menyabet Juara 1 Kelas D tingkat SMA.
Sementara itu pada tingkat MTs, Daffa Khansa Izzuddin mengamankan Juara 1 Kelas B. Selanjutnya, Muhammad Rizky Nofriansyah dan Davi Maulana masing-masing merebut Juara 2 Kelas G dan Kelas B.
Pelatih Tapak Suci, Handoko, secara telaten mendampingi para atlet selama masa persiapan. Meskipun beberapa santri masih tergolong baru dalam pemusatan latihan, kerja keras mereka terbukti membuahkan hasil manis.
Handoko menegaskan bahwa kemenangan tersebut lahir dari kedisiplinan serta mental bertanding yang tangguh. Ia terus menanamkan keberanian agar para atlet mampu mengalahkan rasa ragu sebelum menghadapi lawan.
Tiga Prinsip Kemenangan dan Restu Orang Tua
Selain porsi latihan fisik, Handoko membekali anak asuhnya dengan tiga pegangan utama. Tiga prinsip tersebut mencakup percaya pada kemampuan diri, siap mengendalikan ego, serta menerapkan strategi menyerang yang efektif.
Seluruh jajaran pelatih dan santri mempersembahkan kemenangan ini untuk nama baik pesantren, sekolah, serta persyarikatan Muhammadiyah. Meski demikian, ia berpesan agar para peraih medali tetap rendah hati.
Capaian empat santri Nurul Ilmi Jepara juara kejuaraan daerah Tapak Suci menjadi bekal berharga menuju kompetisi tingkat selanjutnya. Ia menekankan bahwa kunci utama kesuksesan tetap bersumber dari doa restu orang tua dan bimbingan para guru.
Kontributor: E. Sulton
Editor: Akmal



