Berita

Lewat KPKNL Goes to Campus, Mahasiswa FEB UMS Mendalami Pengelolaan Kekayaan Negara dan Lelang

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendalami sistem pengelolaan kekayaan negara. Mereka mengikuti program KPKNL Surakarta Goes to Campus di Gedung Ahmad Syafii Maarif, Selasa (29/9/2026).

Jajaran Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta membagikan wawasan secara komprehensif. Materi edukasi mencakup tata kelola aset publik, penilaian, piutang negara, hingga layanan lelang. Kegiatan edukasi ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga melibatkan sekitar 150 mahasiswa dalam kuis interaktif.

Para peserta juga mempraktikkan simulasi lelang konvensional pada akhir acara. Mahasiswa menawar sejumlah barang secara langsung dalam suasana yang kompetitif dan interaktif.

Wakil Dekan III FEB UMS Prof. Dr. Jati Waskito, S.E., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan acara ini. Menurutnya, kegiatan tersebut mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik di lapangan.

“Perguruan tinggi tidak boleh menjadi menara gading yang hanya berbicara teori di ruang kelas. Mahasiswa perlu memahami penerapan teori ekonomi, keuangan, akuntansi, manajemen, dan kebijakan publik dalam pengelolaan kekayaan negara,” ujar Prof. Jati Waskito.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan negara merupakan amanah publik. Oleh karena itu, pengelola wajib menjalankan tugas secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Pihaknya berharap kegiatan ini berkembang menjadi kerja sama riset, program magang, praktisi mengajar, penyusunan studi kasus, hingga pengabdian masyarakat.

Tugas Strategis KPKNL Surakarta dan Edukasi Lelang.go.id

Perwakilan KPKNL Surakarta Muhammad Irfan Fathoni Khosasih, S.H., menjelaskan posisi lembaganya. KPKNL beroperasi sebagai instansi vertikal di bawah Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Wilayah kerja KPKNL Surakarta mencakup Kota Surakarta, Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Masyarakat luas umumnya hanya mengenal KPKNL dari fungsi lelang saja. Padahal tugas kami sangat luas, mulai dari pengelolaan kekayaan negara, penyelesaian piutang negara, hingga penilaian aset,” jelas Muhammad Irfan.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai pengelolaan kekayaan negara sangat penting bagi mahasiswa FEB UMS. Sebab, mereka merupakan calon ekonom, akuntan, pelaku bisnis, maupun wirausahawan. Selain simulasi langsung, petugas turut memperkenalkan portal resmi lelang.go.id agar mahasiswa dapat mengakses informasi lelang tepercaya.

Kegiatan ini sekaligus mempererat kerja sama antara KPKNL Surakarta dan FEB UMS. Sebelumnya, sejumlah mahasiswa FEB UMS telah mengikuti program magang di KPKNL Surakarta. Mereka berkontribusi aktif mendukung pekerjaan administrasi, pelayanan, kehumasan, hingga menjadi tim kreatif dalam gelaran KPKNL Goes to Campus.

Kontributor: Maysali
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *