Sukses gelar Jamda, HW Pemalang Resmi di Tunjuk Jadi Tuan Rumah Mahrojan HW Jateng 2026

PWMJATENG.COM, PEMALANG — Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Pemalang mengukir prestasi baru di tingkat regional. Setelah sukses gelar Jamda, HW Pemalang resmi di tunjuk jadi tuan rumah Mahrojan HW Jateng 2026 yang akan menghimpun ratusan pandu dari berbagai daerah.
Ajang bergengsi bertajuk Mahrojan Pandu Penghela Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Jawa Tengah ini mengusung tema “Membentuk Generasi Taqwa, Tangguh dan Berkemajuan Menuju Indonesia Emas”. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan atas kesiapan Pemalang menggelar agenda besar berskala provinsi.
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Pemalang, Dzulfiqor Nur, menegaskan komitmen daerahnya untuk menyukseskan gelaran tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk membangun karakter generasi muda melalui kegiatan kepanduan yang edukatif, inspiratif, dan berbasis pengalaman alam terbuka.
Bukit Tangkeban Jadi Pusat Perkemahan Regional
Panitia menetapkan kawasan wisata alam Bukit Tangkeban di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, sebagai lokasi utama Mahrojan HW Jateng 2026. Destinasi populer ini menawarkan panorama pegunungan yang asri serta udara sejuk khas lereng gunung.
Pemilihan tempat perkemahan di objek wisata ini bertujuan menyinergikan kegiatan kepanduan dengan promosi potensi daerah. Langkah ini membuktikan bahwa pembentukan karakter generasi muda dapat berjalan selaras dengan pengenalan kekayaan alam lokal.
“Pemalang untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Mahrojan HW Jateng 2026 se-Jawa Tengah. Kami memilih Bukit Tangkeban karena suasana alamnya sangat mendukung aktivitas luar ruang, sekaligus mengenalkan potensi wisata Pemalang,” ujar Dzulfiqor Nur.
Fasilitas Lengkap dan Akses Rute Lokasi
Kawasan Bukit Tangkeban Pemalang menyediakan fasilitas publik yang sangat memadai untuk menampung rombongan peserta. Pengelola melengkapi area ini dengan toilet bersih, lahan parkir luas, mushola, panggung hiburan, aula, serta area perkemahan yang aman.
Peserta Mahrojan HW Jateng 2026 dapat menggapai lokasi perkemahan ini dengan mudah dari pusat Kota Pemalang maupun wilayah tetangga. Pengunjung dari pusat Pemalang cukup menempuh perjalanan darat sejauh 48 kilometer atau sekitar satu jam berkendara.
Pengendara dari arah Pemalang dapat melintasi rute Randudongkal menuju Jalan Raya Karangsari–Guci, lalu mengambil arah Jalan Raya Pulosari–Karangsari. Sementara itu, peserta dari Kota Pekalongan bisa memanfaatkan Jalan Tol Pemalang–Batang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pulosari.
Melalui penyelenggaraan Mahrojan HW Jateng 2026, HW Pemalang optimistis sanggup menyajikan pengalaman kepanduan yang berkesan sekaligus mempopulerkan daya tarik wisata Bukit Tangkeban ke tingkat regional.
Kontributor: Satrya Zidni Prasetyo
Editor: Akmal



