PR IPM SMK Mutu Wonosobo Perkuat Perkaderan Pelajar Lewat Studi Banding

PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Pimpinan Ranting (PR) IPM SMK Mutu Wonosobo terus memperkuat sistem perkaderan pelajar Muhammadiyah. Mereka menerima kunjungan studi banding dari PR IPM SMK Mutu Temanggung di SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo pada Sabtu, 20 September 2026.
Melalui tema “Beyond Boundaries: Connect, Learn, Inspire”, kegiatan IPM SMK Mutu Wonosobo ini menjadi ajang strategis untuk bertukar wawasan pengurusan organisasi. Selain itu, para kader memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat tali silaturahmi antarsekolah.
Kepala SMK Mutu Wonosobo, H. Setya Rahmawanto, S.E., M.M., membuka langsung acara berharga tersebut. Beliau hadir bersama jajaran pimpinan sekolah, yakni Muh. Arif Nugroho, M.Pd., dan Septina Damayanti, M.Pd. Selaku pembina, Tutik Ambarwati, S.Pd., serta Rozikin, S.Pd., turut mengawal jalannya acara. Sementara itu, WKS Kesiswaan Miftakhul memimpin rombongan SMK Mutu Temanggung bersama jajaran stafnya.
Ruang Belajar dan Berbagi Pengalaman Kader
Sejak sesi awal, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan. Mereka berdiskusi secara interaktif mengenai pengelolaan program kerja organisasi.
Selama agenda berlangsung, kader PR IPM SMK Mutu Wonosobo membagikan berbagai praktik baik pengelolaan organisasi sekolah. Sebaliknya, delegasi Temanggung menyerap strategi baru untuk mereka terapkan di daerah asal. Studi banding IPM ini pun berhasil melahirkan ruang belajar yang sangat komunikatif.
Semangat Kolaborasi Melampaui Batas Organisasi
Lebih dari sekadar pertemuan formal, agenda ini memperkuat ukhuwah Islamiyah antarkader. Pengurus memfasilitasi dialog konstruktif agar peserta memahami tantangan kepemimpinan modern.
Prinsip “Beyond Boundaries” mendorong para kader muda untuk berani menembus batas kemampuan diri. Oleh karena itu, kegiatan IPM SMK Mutu ini membuktikan bahwa perkaderan dapat tumbuh lewat silaturahmi yang menyenangkan.
Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
Seluruh jajaran panitia bersyukur atas kelancaran agenda kolaboratif tersebut. Ke depan, kedua pihak sepakat untuk terus merawat sinergi ini dalam bentuk program nyata.
Melalui interaksi positif ini, sekolah optimistis para kader makin termotivasi untuk mengasah jiwa kepemimpinan. Sebab, perkaderan pelajar Muhammadiyah bukan hanya menyiapkan pengurus hari ini, melainkan melahirkan pemimpin masa depan.
Kontributor: Rudyspramz
Editor: Akmal



