PWM Jawa Tengah Raih Penghargaan Sebagai Pendukung Gerakan Zakat Terbaik pada Lazismu Award 2026
PWMJATENG.COM, SEMARANG — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah sukses mengukuhkan prestasinya dengan menyabet penghargaan Terbaik 1 Kategori Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Pendukung Gerakan Zakat Terbaik pada ajang Lazismu Award 2026. Capaian membanggakan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian penganugerahan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 yang berlangsung di Kota Semarang.
PWM Jawa Tengah berhasil mengungguli dua nominator kuat lainnya, yakni PWM Kalimantan Selatan dan PWM Sumatera Selatan. Penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk pengakuan nasional atas komitmen penuh pimpinan persyarikatan dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat melalui Lazismu.
Dukungan kelembagaan yang kokoh terbukti memegang peranan kunci dalam membangun pengelolaan zakat terintegrasi. Sinergi berkelanjutan antara pimpinan persyarikatan dan pihak amil menjadi fondasi utama untuk memperluas penghimpunan, meningkatkan layanan, serta menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas.
Pengentasan Kemiskinan Melalui Zakat Produktif
Ketua PWM Jawa Tengah, Prof. Sofyan Anif, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian seluruh jajaran dalam ajang Lazismu Award 2026. Pernyataan tersebut beliau sampaikan saat memberikan sambutan pada pembukaan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC), Jumat (6/11/2026).
Prof. Sofyan Anif menegaskan harapan besar agar Lazismu terus menjadi instrumen strategis Muhammadiyah dalam mengentaskan kemiskinan. Beliau menilai besarnya dana penghimpunan harus berdampak lurus pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat luas.
Guna mencapai target tersebut, PWM Jawa Tengah mendorong pengembangan program zakat produktif secara masif. Melalui pendampingan ekonomi yang berkelanjutan, para penerima manfaat (mustahik) berpeluang besar meningkatkan kemandirian hingga kelak bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzakki).
Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi, PWM Jawa Tengah terus memperkuat daya tanggap kemanusiaan Lazismu saat menghadapi situasi bencana darurat. Pihaknya juga mendorong penguatan kolaborasi strategis bersama BAZNAS untuk memperluas jangkauan pelayanan zakat di Jawa Tengah.
Catat Penghimpunan Fantastis Rp378 Miliar
Persyarikatan juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan amil dalam mengarungi era digitalisasi. Kenaikan penghimpunan zakat via kanal digital menuntut standardisasi literasi digital yang merata agar komunikasi dan transparansi publik semakin terjaga.
Langkah penguatan kapasitas tersebut terbukti membuahkan hasil finansial yang sangat signifikan. Lazismu Jateng mencatatkan angka penghimpunan dana fantastis mencapai Rp378,02 miliar, atau menyumbang 45,67 persen dari total penghimpunan nasional yang menembus Rp827 miliar.
Capaian penghimpunan rekor ini membakar semangat persyarikatan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Surah Al-Ma’un. Melalui raihan prestasi pada Lazismu Award 2026, PWM Jawa Tengah makin optimistis menghadirkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Editor: Akmal



