Berita

Inovasi Yoghurt Daun Pakis UMS Bawa Tim YOGREEN Tembus KMI Expo XVII 2026

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Tim YOGREEN Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukir prestasi gemilang setelah meloloskan produk yoghurt daun pakis UMS ke ajang nasional KMI Expo XVII 2026. Keberhasilan dalam seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini membuktikan konsistensi mahasiswa UMS dalam mengembangkan produk inovatif berbahan pangan lokal.

Ketua Tim YOGREEN, Rizqy Habibi, menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur. Pihaknya menilai kelolosan untuk kedua kalinya ini mengindikasikan bahwa riset dan usaha mereka terus mengalami kemajuan positif.

“Tentunya kami sangat bersyukur dan bangga karena YOGREEN kembali mendapatkan kesempatan untuk lolos seleksi KMI Expo XVII 2026. Bagi kami, ini bukan hanya tentang lolos kembali, tetapi juga menjadi bukti bahwa YOGREEN terus berkembang dari tahun sebelumnya,” ujar Rizqy, Sabtu (19/9/2026).

Inovasi Pangan Fungsional Mahasiswa Kedokteran Gigi

Produk yoghurt daun pakis UMS lahir dari tangan dingin para mahasiswa FKG UMS. Mereka memadukan hasil riset ilmiah, inovasi kuliner, serta jiwa kewirausahaan untuk menciptakan minuman fungsional bernilai jual tinggi.

Pengembangan yoghurt daun pakis UMS memanfaat racikan ekstrak pakis, pemanis alami stevia, serta kultur probiotik berkualitas. Saat ini, tim menyediakan varian rasa original, madu, dan stroberi yang telah melalui serangkaian pengujian laboratorium.

“Kami ingin inovasi ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami melibatkan petani lokal sebagai penyedia bahan baku utama untuk membantu perekonomian mereka,” tambah Rizqy.

Menembus Pasar Hingga Kemitraan Apotek

Pengembangan bisnis yoghurt daun pakis UMS mencakup validasi pasar terhadap 120 responden. Hasil evaluasi tersebut memicu penyempurnaan pada aspek kemasan, legalitas, pemasaran, dan formulasi strategi bisnis.

Suntikan pembinaan dari P2MW semakin melesatkan penjualan produk yoghurt daun pakis UMS hingga menembus angka 500 porsi. Tim sukses menembus ranah pemasaran B2C, menjangkau skema B2B, serta menjajaki kerja sama distribusi dengan beberapa apotek.

Dosen pendamping, Dr. drg. Ana Riolina, M.PH., bersama tim P2MW terus memberikan pengawalan ketat. Pendampingan meliputi aspek validasi finansial, legalitas hukum, hingga penguatan rantai pasok daun pakis yang dipengaruhi faktor cuaca.

Siap Berlaga di Unsoed Purwokerto

Rangkaian ajang KMI Expo XVII 2026 akan berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada 29 September hingga 1 Oktober 2026. Tim membawa misi besar untuk memperkenalkan yoghurt daun pakis UMS sekaligus memperluas jejaring bisnis di tingkat nasional.

Tim YOGREEN beranggotakan Rizqy Habibi, Muhammad Luqman Khakim, Faiz Azka, dan Muhammad Yusrifar Buana Fajrin dari Prodi Kedokteran Gigi, serta Nabil Anugrah Pasha dari Prodi Bisnis Digital. Kolaborasi lintas disiplin ini siap membawa nama yoghurt daun pakis UMS bersaing di puncak KMI Award 2026.

Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *