Menyingkap Mukjizat Medis Qiyamul Lail: PCM Kandangan Gelar Kajian dan Cek Kesehatan Gratis
PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kandangan membeberkan secara ilmiah mukjizat medis qiyamul lail. Pemaparan ini disampaikan dalam pengajian Kuliah Ahad Pagi di Masjid Nurul Iman, Punduhan, Temanggung, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan medis-religius ini menghadirkan Direktur RS PKU Muhammadiyah Temanggung, dr. Achirudin Timora, Sp.N., MMR. Dokter spesialis neurologi ini membawakan materi bertajuk “Tahajud dan Kesehatan: Ditinjau dari Perspektif Medis dan Neurosains.”
Sebanyak seratusan jamaah lintas usia khusyuk menyimak materi tersebut. Dokter Achirudin menegaskan bahwa ibadah malam memiliki stimulasi biologis nyata bagi tubuh. Menurutnya, waktu sepertiga malam terakhir merupakan fase transisi fisiologis yang krusial.
Pasokan udara subuh yang kaya oksigen murni menyegarkan sistem saraf otonom saat berwudu dan shalat. Kondisi alami ini memperkuat bukti empiris mengenai mukjizat medis qiyamul lail bagi vitalitas organ tubuh.
Dampak Neurosains dan Kesehatan Pembuluh Darah
Kekhusyukan ibadah malam terbukti secara klinis mampu menekan hormon kortisol atau pemicu stres. Pada saat bersamaan, ketenangan batin mendorong pelepasan hormon endorfin dan serotonin. Sinergi hormonal ini membuktikan bahwa mukjizat medis qiyamul lail efektif menjaga kestabilan psikologis.
Gerakan ibadah yang tumaninah juga melatih kelenturan persendian. Selain itu, gerakan shalat memperlancar aliran oksigen ke pembuluh darah otak. Kelancaran sirkulasi ini membantu mengontrol tekanan darah secara alami. Kebiasaan ini efektif mencegah risiko penyakit serebrovaskular seperti stroke dan serangan jantung.
Layanan Cek Kesehatan Gratis RS PKU Temanggung
Usai sesi kajian, panitia menggelar pelayanan cek kesehatan gratis bersama tim medis RS PKU Temanggung. Petugas menyediakan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, hingga konsultasi kesehatan umum.
Jamaah lansia menyambut antusias layanan ini untuk mendeteksi dini penyakit degeneratif. Ketua PCM Kandangan mengapresiasi sinergi dakwah ilmu dan bakti kesehatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata teologi Al-Ma’un bagi masyarakat luas.
Kontributor: Wahyu Anggoro Saputro
Editor: Akmal



