Berita

Sapa Maba di Ekspo 2026, SDGs Center UMS Gaungkan Gaya Hidup Berkelanjutan

PWMJATENG.COMSURAKARTA — SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta menyapa ribuan mahasiswa baru dalam gelaran Ekspo UMS 2026. Kehadiran stan ini bertujuan memperkuat kesadaran civitas academica mengenai isu pembangunan berkelanjutan. Pihak pengelola kampus secara konsisten mengedukasi generasi muda agar langsung menerapkan gaya hidup berkelanjutan UMS sejak awal perkuliahan.

Koordinator SDGs Center UMS, Rama Rizana, menyebut Ekspo UMS 2026 menjadi momentum sangat strategis untuk menggerakkan kepedulian lingkungan. Pengenalan isu ini selaras dengan program keberlanjutan pimpinan kampus. Program tersebut mencakup pengurangan plastik sekali pakai, efisiensi energi, hingga pengelolaan sampah mandiri.

“Tujuan utama kami ikut Ekspo UMS ini adalah memberikan edukasi dan awareness ke mahasiswa baru soal isu SDGs dan lingkungan. Isu-isu seperti penggunaan plastik, energi, dan sampah di UMS masih terus kita gaungkan,” ujar Rama di sela-sela ekspo, Kamis (10/9/2026).

Langkah Nyata Mahasiswa Baru

Partisipasi SDGs Center UMS tahun ini menghadirkan skema baru dengan melibatkan mahasiswa berprestasi ajang UMS Sustainability Competition. Para pemenang kompetisi ini mendampingi sesama rekan mahasiswa agar menjadi penggerak komunitas ramah lingkungan kampus. Kolaborasi sejawat ini mempercepat pembentukan budaya hijau di area akademi.

Dari 17 target SDGs global, kampus menetapkan beberapa poin unggulan sesuai arahan Kemendiktisaintek. Selain indikator wajib seperti No Poverty, Good Health and Well-being, dan Quality Education, pihak rektorat memilih Gender Equality sebagai prioritas. Aksi nyata terhadap isu Climate Action dan Life on Land juga menjadi kebiasaan harian seluruh civitas academica.

Rama mendorong mahasiswa baru UMS agar tidak ragu memulai gerakan hijau dari langkah individual yang simpel. Civitas academica dapat memanfaatkan fasilitas pengisian air di Fakultas Teknik dan FEB dengan membawa botol minum sendiri. Kebiasaan membawa totebag, mengolah sampah, serta mengembalikan piring kantin secara mandiri menjadi awal penting penerapan gaya hidup berkelanjutan UMS.

Komitmen Bersama Mewujudkan Green Campus

Pihak pengelola memodelkan perilaku hemat energi agar mahasiswa tidak menyalahartikan filosofi You Only Live Once (YOLO) secara destruktif. Setiap tindakan kecil hari ini berdampak langsung pada masa depan generasi mendatang. Kebiasaan positif yang menular akan menjadi warisan kebaikan yang terus mengalir antarangkatan.

Semangat ramah lingkungan ini mendapat sambutan hangat dari peserta acara. Salah satu mahasiswa baru, Julian Firman, menyoroti pentingnya program green campus UMS demi menjaga kualitas udara dan kenyamanan belajar. Kehadiran pepohonan rindang menyaring debu sekaligus memperindah pemandangan kawasan kuliah.

Julian menegaskan bahwa pimpinan kampus dan seluruh mahasiswa baru UMS memegang tanggung jawab penuh atas kelestarian ruang belajar. Kerja sama seluruh elemen civitas academica memastikan manfaat lingkungan asri terpelihara secara konsisten. Komitmen bersama ini memperkuat keberhasilan program gaya hidup berkelanjutan UMS di masa depan.

Kontributor: Rifat
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *