Akurasi Data Desa Meningkat, Mahasiswa ITESA Perkuat Program Desa Cantik BPS Kendal
PWMJATENG.COM, KENDAL — Kualitas pengelolaan data di tingkat desa kini makin mantap berkat kolaborasi strategis antara akademisi dan pemerintah daerah. Sebanyak 10 mahasiswa D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang resmi menerjunkan diri dalam program Desa Cantik BPS Kendal. Langkah ini menjadi terobosan nyata untuk mencetak tata kelola data desa yang transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kolaborasi Strategis untuk Akurasi Data
Para mahasiswa menjalankan tugas lapangan selama hampir empat bulan penuh, terhitung sejak 6 April hingga 31 Juli 2026. Dalam rentang waktu tersebut, mereka mendampingi aparatur desa secara langsung agar mampu menyusun basis data yang mutakhir. Keterlibatan aktif ini mempercepat modernisasi administrasi pemerintahan di tingkat paling bawah.
Selama bertugas, tim mahasiswa menggarap seluruh tahapan krusial pengelolaan informasi publik. Mereka mengumpulkan data lapangan, mengolah angka-angka statistik, hingga menyajikan laporan yang siap pakai bagi pemerintah desa. Kerja keras ini terbukti meningkatkan kecakapan perangkat desa dalam mengelola aset data wilayahnya.
Landasan Utama Pembangunan Daerah
Program Desa Cantik BPS Kendal sendiri berdiri sebagai inisiatif kunci Badan Pusat Statistik untuk memperkuat kualitas keputusan publik. Data yang tersusun rapi membantu kepala desa merancang pembangunan yang tepat sasaran dan objektif. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa statistik memberikan dampak langsung bagi efisiensi anggaran desa.
Di sisi lain, ITESA Muhammadiyah Semarang membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang aplikatif. Kampus menekankan pentingnya pengalaman lapangan agar lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga lihai menyelesaikan persoalan nyata. Kolaborasi ini pun menjadi bukti manunggalnya akademisi dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui keberhasilan program Desa Cantik BPS Kendal ini, para mahasiswa kini siap bersaing di dunia kerja profesional. Pengalaman mengolah data riil di lapangan menjadi modal berharga untuk mendukung pembangunan nasional berbasis data di masa depan.
Kontributor: Hapsari
Editor: Akmal



