Kebakaran di Magelang Hanguskan Rumah Tokoh Wates, Lazismu Salurkan Bantuan
PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG — Musibah kebakaran di Magelang menghanguskan rumah milik Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wates, Usman, pada Kamis (3/9). Menanggapi musibah kebakaran di Magelang tersebut, Lazismu bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang langsung menyerahkan bantuan senilai Rp15 juta untuk meredam beban korban.
Sisa Teras dan Respon Cepat Amil
Kebakaran rumah Magelang ini menyisakan puing-puing hitam dan bagian teras bangunan. Asap sisa amukan api masih membubung saat petugas pemadam kebakaran menyelesaikan tugas mereka di lokasi musibah kebakaran Wates.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar melalui grup aplikasi pesan singkat internal warga. Tim amil dari Lazismu Kota Magelang segera bergerak mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen awal tak lama setelah api berhasil padam.
Ketua Lazismu Kota Magelang, Nugroho Adibroto, menegaskan bahwa pergerakan tim berlangsung sangat cepat. Pihaknya langsung mengonsolidasikan hasil temuan lapangan pada sore hari guna menentukan bentuk bantuan darurat.
“Alhamdulillah, amil Lazismu bergerak cepat. Sore harinya kami merapat mendengarkan hasil asesmen dan memutuskan untuk datang langsung menyerahkan bantuan,” ujar Nugroho.
Solidaritas Lintas Lembaga untuk Korban
Pada Jumat pagi, rombongan pengurus Muhammadiyah kembali mendatangi rumah korban. Penyaluaran bantuan dana darurat mencakup Rp10 juta dari Lazismu Kota Magelang dan Rp5 juta dari PDM Kota Magelang.
Gelombang kepedulian pasca kebakaran di Magelang ini terus mengalir dari berbagai lini organisasi. Dukungan moral maupun finansial berdatangan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Aisyiyah, hingga Civitas Academica Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma).
Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun, menyampaikan empati mendalam saat mendampingi penyerahan bantuan di lokasi kejadian. Pihaknya berharap dukungan kolektif ini mampu memberikan kekuatan moril bagi keluarga korban yang sedang tertimpa ujian.
“Musibah ini tentu ujian yang tidak mudah karena rumah adalah tempat kembali. Namun, kami hadir untuk memastikan keluarga korban tetap kuat dan tidak merasa sendirian,” tutur Salamun.
Penyerahan bantuan tersebut menegaskan komitmen penanganan bencana berbasis komunitas di Kota Magelang. Kehadiran para sukarelawan di tengah puing bangunan yang hangus menjadi bukti nyata kepedulian antarsesama.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal



