Kawal Ribuan Mahasiswa Baru, Duta Masta Kunci Sukses Masta PMB UMS 2026

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Kemeriahan menyelimuti Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS saat pelaksanaan Masa Ta’aruf Penerimaan Mahasiswa Baru atau Masta PMB UMS 2026, Kamis (3/9/2026). Ribuan mahasiswa baru UMS memadati lokasi acara dengan antusiasme tinggi. Di balik kemegahan acara UMS Surakarta ini, kehadiran Duta Masta menjadi kunci utama kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS sengaja menerjunkan Duta Masta untuk mempermudah alur komunikasi. Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., selaku penanggung jawab Duta Masta, menegaskan peran strategis para mahasiswa pilihan tersebut. Pihaknya sengaja memilih mahasiswa aktif sebagai fasilitator utama alih-alih dosen atau tenaga pendidik.
“Bahasa mahasiswa tentu lebih mudah teman-teman baru pahami. Gaya komunikasi mereka juga sangat pas untuk menyambut mahasiswa baru UMS,” kata Fatih, Jumat (4/9/2026).
Pendampingan Sistem SPADA UMS
Persiapan para Duta Masta mencakup seleksi ketat serta pembekalan intensif secara daring maupun luring. Selain menyambut peserta di lokasi Edutorium UMS, para Duta Masta memikul peran vital dalam mengawal sistem akademik digital. Mereka mendampingi peserta Masta PMB UMS 2026 saat mengakses platform SPADA UMS.
Fatih menjelaskan bahwa kelulusan peserta bergantung pada keaktifan mereka di platform pembelajaran digital tersebut. Tim Duta Masta memantau secara berkala dan langsung membantu peserta yang mengalami kendala teknis. Pengelola Kampus UMS menargetkan tingkat kelulusan peserta mencapai angka sempurna.
“Harapan kami, pengalaman mengelola sekitar 7.000 peserta ini meningkatkan kelulusan Masta PMB UMS 2026 hingga mencapai 100 persen,” tutur Fatih.
Kesan Mahasiswa Baru di Kampus UMS
Salah satu Duta Masta dari Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS, Ummi Khaira Lathifa, membagikan pengalamannya selama bertugas. Perempuan yang akrab menyapa dengan panggilan Thifa ini mengarahkan, membimbing, dan menjawab puluhan pertanyaan peserta setiap hari. Tugas mendesak timnya adalah memastikan seluruh peserta berhasil login ke SPADA UMS.
Akses sistem SPADA UMS sangat penting sebagai penentu keikutsertaan mahasiswa baru UMS. Platform ini menampung seluruh penugasan Masta Universitas, Masta IMM, hingga agenda Fakultaria. Kendati menguras tenaga, Thifa menikmati setiap proses interaksi bersama para peserta.
“Jujur awalnya kaget saat menerima amanah ini. Campur aduk antara perasaan capek dan senang. Kami harus memastikan tidak ada miskomunikasi di lapangan,” ucap Thifa.
Respon positif pun mengalir dari para mahasiswa baru UMS, seperti Dhita Ayu Tifani dan Latifa Arsya. Dhita mengaku sempat merasa cemas dan berniat pulang pada awal acara. Namun, keramahan Duta Masta dan panitia UMS Surakarta berhasil membakar kembali semangatnya untuk menyelesaikan Masta PMB UMS 2026.
“Awalnya saya takut, tetapi kehangatan kakak tingkat membuat saya termotivasi untuk terus melangkah di Kampus UMS,” ujar Dhita penuh semangat.
Kontributor: Rifat
Editor: Akmal



