Bertahan dan Makin Solid, 8 Outlet El Chicken Lazismu Siap Berekspansi

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR — Program pemberdayaan ekonomi El Chicken Lazismu terbukti tangguh dan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Delapan outlet kuliner binaan tersebut kini sukses beroperasi secara konsisten setiap hari di wilayah Karanganyar dan Pekalongan.
Pengelola mengonfirmasi capaian tersebut dalam Rapat Evaluasi El Chicken Lazismu pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di Anggrek Jingga, Karanganyar ini membahas pencapaian operasional sekaligus arah pengembangan bisnis ke depan.
Manager Lazismu, Sutiknyo, menegaskan optimismenya terhadap keberlanjutan unit usaha binaan ini. Menurut Sutiknyo, bisnis ayam goreng ini merangkak naik dari nol secara organik dengan dukungan promosi bertahap.
“Alhamdulillah, El Chicken Lazismu masih tetap berjalan hingga saat ini. Fakta ini membuktikan unit usaha kita mampu bertahan dan siap mencapai target baru,” ujar Sutiknyo.
Inovasi Kemasan dan Solusi Kendala Lapangan
Para mitra kuliner dari berbagai daerah memanfaatkan forum evaluasi ini untuk menyampaikan laporan penjualan serta kendala operasional. Mitra asal Gumawang melaporkan bahwa produk makin populer di masyarakat, meski pengemasan bahan mentah dari pemasok masih memerlukan penyempurnaan kualitas.
Untuk menjaga cita rasa, mitra mengusulkan penggunaan teknologi kemasan vakum standar tinggi. Pengemasan hampa udara tersebut berfungsi menjaga kesegaran daging ayam selama proses pengiriman. Selain itu, pengelola sepakat menerapkan surat jalan resmi guna memperketat tertib administrasi pengiriman bahan baku.
Sementara itu, unit usaha di Lebakbarang mencatatkan kenaikan omzet berkat pesanan dalam jumlah besar untuk acara lokal. Di sisi lain, mitra dari kawasan Kajen terus mematangkan strategi pemasaran baru untuk mendongkrak penjualan paket nasi.
Strategi Rutin Penguatan Pemberdayaan Ekonomi
Pengelola El Chicken Lazismu menetapkan langkah taktis dengan menggelar rapat evaluasi rutin setiap bulan. Langkah berkesinambungan ini bertujuan memantau kinerja outlet, menyelesaikan masalah operasional secara cepat, dan menyusun formula pemasaran yang presisi.
Sutiknyo menambahkan bahwa evaluasi berkala menjadi kunci utama agar program pemberdayaan ekonomi Lazismu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Integrasi antara perbaikan kualitas produk dan penguatan sistem distribusi akan memperkokoh daya saing bisnis ini di pasar kuliner daerah.
Dengan delapan outlet yang aktif beroperasi harian, pengelola makin mantap menatap pertumbuhan bisnis. Evaluasi menyeluruh pada aspek operasional, produk, serta pemasaran dipercaya bakal memperluas jangkauan manfaat dari program El Chicken Lazismu.
Kontributor: Fakhrudin
Editor: Akmal



