SMP Mplus Gunungpring AI Mandarin Resmi Jadi Pilot Project Pembelajaran Digital Tiongkok
PWMJATENG.COM, MAGELANG — SMP Mplus Gunungpring AI Mandarin resmi memulai program pilot project pembelajaran bahasa asing berbasis kecerdasan buatan. Sekolah yang berlokasi di Muntilan ini menjalin kerja sama langsung dengan atase pendidikan Tiongkok. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat kompetensi digital para siswa di era global.
Sebelumnya, tim tamu atase pendidikan Tiongkok mendatangi sekolah pada Jumat (28/8/2026). Direktur Chinese AI untuk Indonesia, Xie Yi, memimpin rombongan tersebut secara langsung. Selain itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Istimewa Tiongkok, Zanuwar Hakim, turut mendampingi kunjungan penting ini.
Kepala SMP Mplus Gunungpring, Efi Nurul Utami, menyambut hangat kedatangan rombongan pejabat tersebut. Selanjutnya, sejumlah jajaran pengurus Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Tengah dan PDM Kabupaten Magelang ikut menghadiri agenda ini. Oleh karena itu, acara ini berlangsung sangat meriah dan penuh keakraban.
Pada kesempatan tersebut, Efi menegaskan bahwa program baru ini bertujuan memperluas komunikasi internasional para siswa. Bahkan, penguasaan bahasa asing melalui teknologi cerdas menjadi bukti nyata komitmen sekolah. Sekolah terus bergerak maju menuju standar pembelajaran berwawasan global.
Simulasi AI Tiongkok dan Pembelajaran Digital
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jateng, Sugiyono, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, penguasaan Bahasa Mandarin sangat penting untuk menghadapi dinamika dunia kerja dan bisnis internasional saat ini.
Kemudian, pihak perwakilan Tiongkok menggelar simulasi interaktif bersama para siswa di lokasi. Tim ahli menggunakan teknologi cerdas agar anak-anak dapat terhubung secara daring dengan para pelajar di Tiongkok.
“Kami mengajarkan anak-anak belajar bahasa Mandarin menggunakan AI agar prosesnya lebih mudah dan efisien,” ujar Xie Yi.
Tonggak Baru Pendidikan Muhammadiyah
Penggunaan sistem SMP Mplus Gunungpring AI Mandarin ini menandai tonggak baru kualitas pendidikan di Jawa Tengah. Sebab, inovasi pembelajaran digital ini membuktikan kesiapan sekolah Muhammadiyah dalam mengadopsi teknologi global.
Dengan demikian, program pilot project AI Mandarin mampu mencetak lulusan berkarakter Islami yang siap bersaing. Keberhasilan kolaborasi ini makin memperkuat posisi SMP Mplus Gunungpring Magelang sebagai pelopor sekolah berbasis teknologi masa depan.
Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Akmal



