Berita

Edukasi Fisioterapi UMS: Ungkap Cara Mengatasi Leher Kaku Akibat Darah Tinggi Secara Mandiri

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Penderita hipertensi sering mengeluhkan rasa tegang dan nyeri kaku pada area leher belakang. Rasa tidak nyaman ini sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta membagikan panduan cara mengatasi leher kaku akibat darah tinggi menggunakan gerakan fisioterapi mandiri.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis UMS menggelar kegiatan edukasi ini di Desa Bendosari, Sukoharjo. Tim mahasiswa mengajari warga teknik pernapasan hingga gerakan peregangan leher (neck stretching) secara tepat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Bayu Permadi, menekankan pentingnya pengelolaan fisik secara mandiri di rumah. Pasalnya, penderita hipertensi tidak boleh hanya mengandalkan obat-obatan penurun tekanan darah semata.

“Hipertensi bukan hanya tentang mengontrol angka tekanan darah melalui obat, tetapi juga bagaimana mengelola efek samping fisik yang ditimbulkannya, seperti rasa kaku dan tegang pada leher. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan solusi praktis berbasis fisioterapi agar masyarakat bisa melakukan intervensi mandiri yang aman di rumah,” ujar Bayu pada Selasa (18/8/2026).

Gerakan Fisioterapi Sederhana untuk Redakan Tegang Leher

Tim fisioterapi UMS melatih puluhan kader PKK dengan serangkaian terapi leher kaku yang terukur. Tim mengawali latihan melalui breathing exercise atau pernapasan dalam. Teknik sederhana ini efektif merilekskan tubuh sekaligus meredakan ketegangan sistem saraf.

Setelah itu, para peserta mempraktikkan gerakan neck stretching secara perlahan. Gerakan ini mencakup posisi fleksi menunduk, ekstensi mendongak, serta side bending ke kanan dan kiri. Terakhir, tim memberikan panduan pijat mandiri yang aman untuk melenturkan otot leher.

Dosen Pembimbing Lapangan, Totok Budi Santoso, menjelaskan bahwa teknik terapi manual ini berfungsi sebagai langkah preventif. Warga bisa menerapkan cara mengatasi leher kaku akibat darah tinggi kapan saja saat merasakan nyeri ringan tanpa perlu keluar rumah.

Bidan Desa Bendosari, Nuryati, menyambut positif pelatihan praktis ini. Di sisi lain, salah satu peserta, Sri Lestari, merasa lega karena lehernya langsung terasa lebih nyaman usai mempraktikkan gerakan tersebut.

“Setelah mengikuti latihan peregangan dari adik-adik mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS, leher saya terasa jauh lebih rileks dan badan jadi lebih enteng,” ungkap Sri gembira.

Melalui program pengabdian ini, tim UMS berharap para kader PKK menyebarkan informasi cara mengatasi leher kaku akibat darah tinggi kepada warga sekitar. Dengan begitu, kualitas hidup penderita hipertensi di daerah tersebut dapat terus meningkat.

Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/