Berita

Perkokoh Sinergi dan Visi Pendidikan, Majelis Dikdasmen PCM Kalinyamatan Bina Guru SD Muhammadiyah Kriyan dan SMP Muliya

PWMJATENG.COM, JEPARA — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalinyamatan menggelar pembinaan guru Muhammadiyah Kalinyamatan pada Sabtu (3/10/2026M/ 20 Rabiul Akhir 1448H). Langkah strategis ini merangkul puluhan tenaga pendidik serta kependidikan dari SD Muhammadiyah Kriyan dan SMP Muliya (SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan).

Selain itu, acara yang berlangsung di Aula Masjid Taqwa Kriyan tersebut berjalan penuh semangat dan kondusif. Agenda penting ini bertujuan menyelaraskan arah gerak sekolah, meningkatkan profesionalisme, sekaligus memperkokoh kolaborasi antar-Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.

Tiga Pilar Pengembangan Pendidik

Pada sesi utama, pihak penyelenggara menghadirkan tiga pemateri yang mengupas tuntas tantangan dunia sekolah modern. Ketua PCM Kalinyamatan, Moh. Suwondo, mengawali sesi pertama dengan membedah penguatan keorganisasian. Oleh karena itu, beliau menegaskan pentingnya menyelaraskan langkah perjuangan dalam persyarikatan.

Selanjutnya, Zaini Ms mengisi sesi kedua dengan mengulas konstruktivisme pembelajaran dan asesmen interaktif. Sementara itu, sesepuh PCM Kalinyamatan, Sunarto, menyoroti pentingnya pembentukan karakter, etika kerja, serta pemetaan potensi pendidik. “Gaya hidup, etika, dan talenta guru menjadi fondasi utama untuk mewujudkan pendidikan Muhammadiyah berkemajuan,” tegas Sunarto.

Di samping itu, kegiatan pembinaan guru Muhammadiyah Kalinyamatan ini menyedot perhatian jajaran Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalinyamatan, perwakilan Majelis PCM, komite sekolah, hingga para pemerhati pendidikan setempat.

Adaptasi Tantangan Dunia Pendidikan

Melalui program ini, para peserta memperoleh bekal baru untuk mencetak generasi unggul berakhlak mulia. Lebih dari itu, kehadiran seluruh elemen pengurus dan sekolah menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan Muhammadiyah di wilayah Jepara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMP Muliya Kalinyamatan, Andika Fajri Mubarok, menegaskan bahwa acara ini menjadi wahana krusial untuk meningkatkan kapasitas para pendidik. “Tantangan dunia pendidikan berkembang sangat cepat, sehingga kita tidak boleh berhenti belajar,” ujar Andika di sela-sela acara.

Sebab itu, ia menambahkan bahwa momentum ini sekaligus membakar semangat seluruh tenaga kependidikan dalam memperbarui niat dan mutu layanan. Hasilnya, sinergi antara SD Muhammadiyah Kriyan dan SMP Muliya Kalinyamatan menciptakan energi baru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi siswa dan masyarakat.

Kontributor: Novi Fitriyatun Nisa
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *