Murid SD Muhammadiyah 1 Solo Belajar Jurnalistik Lewat Smartphone
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Puluhan murid SD Muhammadiyah 1 Solo belajar jurnalistik lewat smartphone pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan ekstrakurikuler ini bertujuan mengenalkan dunia literasi digital serta melatih keterampilan menulis berita sejak dini.
Para peserta tidak hanya memahami teori dasar media. Lebih dari itu, mereka langsung menyusun laporan tulisan menggunakan aplikasi catatan di ponsel pintar masing-masing.
Humas Sekolah, Dwi Jatmiko, mengarahkan langsung pelatihan rutin setiap Jumat siang ini. Ia bekerja sama dengan jurnalis profesional Solopos, Adam Aryo, untuk membimbing 70 murid peserta ekskul jurnalistik Solo tersebut.
Langkah ini menjadi terobosan penting bagi sekolah. Pihaknya sengaja mengarahkan perangkat digital agar siswa semakin produktif mengasah literasi digital siswa SD.
“Anak-anak sangat bersemangat. Kami ingin membuktikan bahwa ponsel bisa menjadi alat belajar mencari informasi dan menyusun berita secara bertanggung jawab,” tegas Jatmiko.
Terapkan Rumus Berita Plus Unsur Unik
Para siswa mempelajari konsep utama ADIKSIMBA dalam setiap penulisan. Pembimbing juga menambahkan dua pertanyaan kunci, yaitu sisi keunikan (what unique) serta dampak peristiwa (what impact).
Formulasi tersebut membantu murid menemukan sudut pandang menarik. Hasilnya, karya mereka tidak sekadar kaku menjawab pertanyaan dasar tentang cara membuat berita anak SD.
Selain mengolah kata, peserta juga menimba ilmu teknik foto jurnalistik dasar. Materi visual ini hadir melengkapi keterampilan murid untuk memperkuat daya tarik laporan mereka.
Pengelola sekolah bakal memajang seluruh karya terbaik siswa di majalah dinding. Apresiasi ini bertujuan memacu kreativitas, daya kritis, dan keberanian berkomunikasi secara jujur sesuai fakta.
Melalui momen murid SD Muhammadiyah 1 Solo belajar jurnalistik lewat smartphone ini, karakter empati serta tanggung jawab anak terbentuk sejak dini.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



