Bimbingan Manasik Haji 2027 KBIHU Aisyiyah Surakarta Resmi Dibuka, Siapkan 200 Calon Jemaah
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Kota Surakarta resmi membuka program bimbingan manasik haji 2027 pada Ahad (9/8/2026). Langkah awal ini bertujuan mematangkan persiapan ibadah ratusan calon tamu Allah agar siap secara fisik, mental, dan ilmu.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Muhammadiyah Kota Surakarta tersebut menyedot perhatian sekitar 200 calon jemaah haji dari berbagai sudut kota. Para peserta mengikuti pembukaan bimbingan ibadah tersebut dengan penuh antusiasme bersama para tokoh pimpinan daerah.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta, Dr. Hj. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Beliau menekankan bahwa persiapan spiritual ini membutuhkan ketetapan hati setelah melalui masa tunggu belasan tahun.
“Selamat kepada Bapak Ibu yang sudah bersemangat bertarbiyah. Tahun ini insyaAllah semua sudah terdaftar berangkat, sehingga latihan manasik haji 2027 ini mematangkan persiapan berlandaskan ilmu,” ujar Mahasri dalam sambutannya.
Selanjutnya, program pelatihan ini bakal berjalan intensif sebanyak 22 kali pertemuan. KBIHU Aisyiyah Surakarta merancang seluruh rangkaian pengajian rutin setiap hari Ahad secara praktis dan mudah dipahami.
Fokus Utama: Pelaksanaan Ibadah Sesuai Sunnah
Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Surakarta, H. Agus Thontowi Mahdi, S.E., M.M., menegaskan komitmennya dalam mengawal jemaah. Pihaknya berupaya menjaga kualitas bimbingan sekaligus mengusung program tarwiyah sebagai keunggulan utama.
“Kami ingin jemaah benar-benar siap mandiri. Pelatihan manasik haji 2027 ini membekali mereka ilmu yang cukup agar ibadah berjalan sesuai tuntunan Rasulullah SAW,” kata Agus.
Pihaknya menargetkan jumlah peserta bimbingan tahun ini dapat melampaui capaian periode sebelumnya. Sebagai catatan, KBIHU Aisyiyah Surakarta sukses memberangkatkan 101 jemaah haji pada musim lalu.
Kunci Meraih Predikat Haji Mabrur
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Drs. K.H. Subari, mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam tausiyahnya. Beliau menyebut bahwa ibadah haji merupakan kewajiban sekali seumur hidup yang menuntut kesiapan total.
“Ibadah haji menuntut pemahaman yang benar. Oleh sebab itu, calon jemaah harus mengikuti bimbingan manasik haji 2027 secara sungguh-sungguh agar menjadi haji mabrur,” tegas Subari.
Melalui pendampingan yang terstruktur ini, KBIHU Aisyiyah Surakarta berharap seluruh calon jemaah haji Surakarta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, tertib, dan mandiri di Tanah Suci.
ontributor: Aryanto
Editor: Al-Afasy



