Berita

Bangga! Tiga Tokoh Unimus Raih Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci di Ajang Muktamar XVI

PWMJATENG.COMSEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menorehkan prestasi membanggakan tingkat nasional. Tiga pimpinan utama kampus ini resmi menyandang gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci. Mereka menerima penghargaan bergengsi tersebut saat pembukaan Muktamar Tapak Suci XVI di Simpang Lima, Semarang, Sabtu (8/8/2026).

Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, memimpin langsung daftar penerima penghargaan ini. Wakil Rektor III, Dr. Eny Winaryati, dan Wakil Dekan FEHBi, Dr. AM Jumai, juga turut mendampingi beliau. Ketiga akademisi ini bergabung dengan 20 tokoh Muhammadiyah lainnya. Panitia menilai mereka telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan persyarikatan.

Ketua Umum Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, menyematkan gelar tersebut secara langsung. Prosesi ini berlangsung khidmat di tengah ribuan peserta Muktamar Tapak Suci. Afnan melantik para tokoh tersebut dengan penuh optimisme. “Dengan mengucapkan bismillah, saya melantik saudara-saudara sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci,” tegas Afnan.

Kontribusi Nyata untuk Persyarikatan

Penganugerahan gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci ini membuktikan dedikasi tinggi Unimus Semarang. Kampus ini terus memperkuat gerakan Muhammadiyah melalui sektor pendidikan dan kaderisasi berkelanjutan. Prof. Masrukhi menunjukkan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan hajatan besar ini. Beliau menjadikan kampus sebagai pusat berbagai agenda penting sebelum acara puncak.

Dr. Eny Winaryati juga memainkan peran ganda yang sangat strategis. Beliau saat ini aktif menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah. Sementara itu, Dr. AM Jumai sukses memimpin Lembaga Dakwah Komunitas (LDK). Kiprah nyata mereka mengukuhkan hubungan erat antara dunia akademik dan organisasi bela diri ini.

Organisasi bela diri ini memang memiliki peran vital di lingkungan Muhammadiyah. Wadah ini bukan sekadar tempat melatih ketangkasan fisik semata. Mereka secara konsisten membentuk karakter dan kepemimpinan para generasi muda.

Syarat Ketat Penerima Gelar

Panitia Muktamar Tapak Suci menetapkan kriteria ketat bagi seluruh kandidat penerima gelar. Organizing Committee, Rony Syaifullah, merinci syarat utama bagi para nomine tersebut. Setiap kandidat wajib memiliki Nomor Baku Muhammadiyah yang sah. Mereka juga harus tercatat secara resmi sebagai anggota aktif.

Penghargaan ini tidak sekadar menyasar para praktisi bela diri di lapangan. Panitia justru mengincar tokoh-tokoh yang memajukan kelembagaan secara komprehensif. “Tentunya ketika nanti akan menjadi Pendekar Kehormatan Tapak Suci, harus menjadi anggota,” ujar Rony. Beliau menyampaikan poin penting ini di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Unimus, Rabu (5/8/2026).

Tahun ini, sebanyak 20 tokoh Muhammadiyah dari berbagai wilayah berhasil memenuhi kriteria tersebut. Mereka mewakili berbagai latar belakang profesi dan keahlian. Sejumlah pimpinan daerah, akademisi, hingga pejabat pemerintahan turut hadir menerima gelar mulia ini.

Sinergi Menuju Kancah Global

Pembukaan Muktamar Tapak Suci di Simpang Lima menandai babak baru bagi persyarikatan. Ribuan kader dari seluruh pelosok negeri berkumpul menyatukan visi. Mereka mengusung tema besar demi kemajuan organisasi ke depan. Tema tersebut berbunyi “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia.”

Sebelum acara pembukaan berlangsung, Unimus telah menampung berbagai kegiatan prakondisi. Kampus ini menyediakan fasilitas terbaik untuk ajang rapat koordinasi nasional. Keterlibatan aktif ini mewujudkan komitmen kampus dalam mendukung kemajuan kebudayaan dan olahraga. Sinergi lintas sektor ini sekaligus menjadi bentuk dakwah kultural di lapangan.

Sebagai penutup, penganugerahan gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci kepada pimpinan kampus sukses menguatkan ekosistem persyarikatan. Institusi pendidikan tidak hanya berfokus mengejar deretan prestasi akademik. Mereka juga wajib merawat tradisi dan membangun karakter bangsa yang kuat. Momentum strategis ini pasti akan membawa nama organisasi semakin berkibar di tingkat internasional.

Kontributor: Humas UNIMUS
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/