Berita

Bukan Sedekah, Ustadz Agus Arifin Sebut Pahala Nafkah Keluarga Paling Besar

PWMJATENG.COMJEPARA – Banyak orang mengira sedekah ke fakir miskin merupakan amal harta tertinggi. Faktanya, pahala nafkah keluarga justru menduduki posisi puncak dalam syariat Islam. Ustadz Agus Arifin menegaskan hal ini dalam Pengajian Rutin Kamis Malam Jumat di Masjid Al Istiqomah, Tahunan, Jepara, Kamis (6/8/2026). Ia membedah pentingnya mencari keberkahan rezeki halal bagi seorang kepala keluarga.

Ratusan jamaah dari berbagai kalangan usia memadati ruang utama masjid usai shalat Maghrib. Mereka menyimak kajian agama tersebut dengan penuh khidmat dan antusias. Kehadiran para warga ini mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama. Selain itu, kegiatan rutin tersebut sukses mempererat tali silaturahmi antartangga.

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Agus mengajak jamaah memanjatkan puji syukur atas nikmat iman dan kesehatan. Ia menyebut langkah jamaah menuju masjid sebagai ikhtiar berharga dalam memperbaiki diri. Sang ustadz juga mengingatkan jamaah untuk selalu memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Tujuannya, jamaah bisa mempraktikkan ajaran agama dalam kehidupan nyata, bukan sekadar memahami teori.

Perbedaan Infak dan Sedekah

Memasuki materi inti, penceramah meluruskan kekeliruan umum di tengah masyarakat. Banyak orang masih menganggap infak dan sedekah memiliki arti serupa. Padahal, pemahaman tentang perbedaan infak dan sedekah cukup mendasar menurut kacamata fiqih. Infak berarti mengeluarkan harta yang wajib kepada pihak yang berhak. Sementara itu, sedekah merupakan pemberian sukarela guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui penjelasan tersebut, jamaah mulai menyadari nilai ibadah dari setiap rupiah harta mereka. Niat dan kemanfaatan bagi orang lain sangat menentukan tingkatan nilai ibadah tersebut. Karena itu, Islam menuntut umatnya mengelola harta sebagai amanah yang harus dijaga. Amanah ini kelak menjadi jalan penting untuk meraih ridha Ilahi.

Ustadz Agus kemudian mengutip hadis riwayat Imam Muslim mengenai empat bentuk amal harta. Pertama, infak fi sabilillah seperti membangun masjid atau mendukung pendidikan dakwah. Kedua, pengeluaran untuk membebaskan budak pada zaman kenabian dahulu. Ketiga, sedekah kepada para fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan. Dari semua itu, bentuk keempatlah yang menyimpan pahala nafkah keluarga paling besar.

Keberkahan Rezeki Halal

Rasulullah SAW sendiri menempatkan pahala nafkah keluarga pada posisi paling mulia. Mencari rezeki halal untuk istri dan anak adalah ibadah wajib. Tanggung jawab besar ini mutlak melekat pada pundak seorang kepala keluarga. Oleh sebab itu, suami pantang menyepelekan kewajiban mencari nafkah harian.

Sang ustadz mengingatkan, ukuran sukses seorang suami bukan semata besarnya angka penghasilan. Kehalalan rezeki dan kesungguhan mencukupi kebutuhan keluarga memegang peranan jauh lebih penting. Rezeki bersih pasti melahirkan ketenteraman serta keberkahan rezeki halal di dalam rumah tangga. “Carilah nafkah halal dengan ikhlas, itulah amal tertinggi di sisi Allah SWT,” tegas Ustadz Agus.

Menjelang akhir acara, ia mengingatkan syarat utama pemanfaatan sebuah harta. Muslim wajib menggunakan uangnya secara thayyib atau sesuai porsi kebutuhan. Keberkahan harta tidak sekadar terlihat dari jumlah saldo rekening tabungan. Ketenangan batin dan kemanfaatan hartalah yang menjadi tolak ukur kesuksesan finansial sesungguhnya.

Ia pun mengajak seluruh jamaah mensyukuri setiap tetes rezeki pemberian Allah SWT. Jamaah juga harus cerdas menghindari gaya hidup boros dalam mengelola keuangan harian. Akhirnya, pengajian rutin ini ditutup dengan doa bersama. Para jamaah pulang membawa kesadaran baru tentang besarnya pahala nafkah keluarga sebagai jembatan emas menuju surga.

Kontributor: Muslim
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/