Ribuan Pesilat Padati UNIMUS, Muktamar Tapak Suci 2026 Rancang Strategi Silat Mendunia
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) resmi membuka perhelatan akbar Muktamar Tapak Suci 2026 pada Jumat (7/8/2026). Ribuan pesilat dari dalam dan luar negeri tampak memadati Gedung Serbaguna Unimus. Mereka berkumpul untuk mengevaluasi kepengurusan dan menyusun strategi masa depan organisasi. Forum tertinggi ini memegang peran krusial untuk menjadikan silat makin mendunia.
Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, menyambut hangat kedatangan para peserta Muktamar Tapak Suci 2026. Masrukhi merasa sangat bangga lembaganya mendapat kepercayaan besar tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Selain itu, ia juga menginginkan forum ini menghasilkan keputusan strategis bagi Tapak Suci Muhammadiyah.
Selanjutnya, Masrukhi memaparkan perkembangan pesat Unimus Semarang. Kampus ini sekarang menyelenggarakan 28 program studi unggulan. Sebanyak 16.800 mahasiswa aktif belajar di 9 fakultas berbeda. Seluruh civitas akademika terus bekerja keras membangun institusi bereputasi internasional.
Terkait dukungan fasilitas, panitia telah menyiagakan layanan medis secara maksimal. Rumah Sakit Unimus dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) bersiaga penuh 24 jam. Tim kesehatan siap melayani kebutuhan medis peserta selama acara berlangsung.

Arah Baru dan Evaluasi Strategis
Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Afnan Hadikusumo, turut memberikan pidato arahan. Ia menegaskan Muktamar Tapak Suci 2026 berfungsi sebagai forum evaluasi yang sangat penting. Agenda ini wajib menyesuaikan aturan internal dengan tantangan zaman modern. Oleh karena itu, para peserta harus menyusun program kerja yang inovatif.
Afnan juga mengajak seluruh kader untuk mempererat tali silaturahmi. Ia meminta muktamirin memilih pemimpin baru yang berpandangan progresif. Semangat persaudaraan harus mendasari setiap pengambilan keputusan sidang. Dengan begitu, hasil rumusan benar-benar memajukan pencak silat Indonesia.
Proyek Padepokan dan Dukungan Internasional
Selain membahas pergantian kepemimpinan, para peserta sangat menyoroti kelanjutan Padepokan Tapak Suci. Proyek ambisius ini berlokasi di kawasan bersejarah Kotagede, Yogyakarta. Panitia memperkirakan proses pembangunan menelan dana sekitar Rp20 miliar. Pekerjaan fisik bangunan tersebut telah berjalan sejak 20 Juni 2026 lalu.
Untuk merealisasikan fasilitas ini, para anggota menggalang dana secara gotong royong. Pimpinan wilayah, pimpinan daerah, hingga kader luar negeri ikut menyumbang dana segar. Sebagai contoh nyata, perwakilan Singapura menyerahkan donasi senilai 2.000 dolar Singapura. Penyerahan simbolis ini berlangsung lancar saat sesi Sidang Tanwir.
Afnan sangat mengapresiasi tingginya dukungan finansial lintas negara tersebut. Ia berharap langkah Singapura memotivasi perwakilan wilayah lain untuk segera berpartisipasi. Semua elemen organisasi perlu bergotong royong mengejar target penyelesaian bangunan.
Padepokan megah ini berdiri tegak di atas lahan milik Persyarikatan Muhammadiyah. Bangunan tiga lantai tersebut memiliki luas area sekitar 1.400 meter persegi. Nantinya, gedung olahraga utama mampu menampung hingga 1.000 penonton. Fasilitas pelengkap mencakup dua gelanggang pertandingan, ruang serbaguna, klinik kesehatan, dan musala.
Akhirnya, penyelenggaraan Muktamar Tapak Suci 2026 ini membawa harapan besar bagi masyarakat. Organisasi menargetkan akselerasi prestasi olahraga dan pembinaan karakter para pilar mudanya. Langkah nyata ini pasti memperkuat misi dakwah Islam berkemajuan. Kini, Tapak Suci siap melangkah lebih mantap merambah kancah internasional.
Kontributor: Humas UNIMUS
Editor: Al-Afasy



