Berita

Tembus Pasar Olahan Sukun Grobogan, Mahasiswa UNIMUS Latih UMKM Sulap Buah Lokal Jadi Produk Inovatif

PWMJATENG.COMGROBOGAN — Tim Mahasiswa UNIMUS mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pelatihan olahan sukun Grobogan di Desa Taruman, Kecamatan Klambu. Langkah nyata ini menjadi bagian dari Program INOTARUM untuk menyulap potensi buah lokal menjadi produk olahan bernilai jual tinggi.

Pelatihan yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Taruman ini berjalan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (25–26/7/2026). Tim PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan UNIMUS memandu langsung para pelaku UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar modern.

Inovasi Tepung Sukun dan Produk Turunan

Pada hari pertama, peserta mempelajari teknik pembuatan tepung sukun secara mendalam. Mahasiswa memberikan pendampingan mulai dari pemilihan bahan baku segar, pengirisan, pengeringan higienis, hingga proses penepungan.

Memasuki hari kedua, warga langsung mempraktikkan pembuatan mendoan, keripik, dan stik sukun. Praktik ini menghadirkan Pemilik UMKM Putri Mandiri, Ida Sulistyaningsih, sebagai narasumber utama untuk membagikan resep dan strategi pemasaran.

Para peserta juga mendapatkan wawasan penting mengenai standar kualitas produk pangan. Selain itu, pemateri menekankan pentingnya inovasi kemasan agar produk olahan sukun Grobogan ini memiliki daya pikat tinggi bagi pembeli.

Dorong Kemandirian UMKM Desa Taruman

Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa UNIMUS, Aji Hildan Ferdiansyah, menegaskan bahwa Desa Taruman memiliki potensi sukun yang sangat melimpah. Namun, pemanfaatan buah ini sebelumnya masih sangat terbatas pada konsumsi mentah atau olahan sederhana.

“Kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengolah buah lokal menjadi berbagai produk inovatif. Harapannya, variasi olahan sukun Grobogan ini bisa menjadi produk unggulan baru yang mendongkrak ekonomi warga,” ujar Aji.

Melalui program pemberdayaan ini, mahasiswa UNIMUS berkomitmen memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Kolaborasi bersama pelaku UMKM lokal diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Kontributor: Aji Hildan Ferdiansyah
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/