Cegah Bullying! MPLS Ramah Bebas Perundungan SMP Muhammadiyah 3 Ngadirejo Bekali 67 Siswa Karakter Unggul

PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG – SMP Muhammadiyah 3 Ngadirejo sukses menggelar MPLS ramah bebas perundungan yang berpadu dengan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) bagi 67 peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan edukatif bertema “Membentuk Pelajar Aktif, Religius, Amanah, dan Harmonis” ini berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026, di Kampus 2 sekolah setempat.
Panitia merancang MPLS ramah bebas perundungan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Melalui program ini, para siswa baru langsung mengenal budaya sekolah, sistem pembelajaran modern, serta nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan sejak hari pertama.
Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan yang khidmat. Setelah itu, para guru menyampaikan berbagai materi vital seperti Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Wawasan Wiyata Mandala, hingga strategi adaptasi Kurikulum Merdeka.
Kolaborasi Strategis Edukasi Karakter Siswa
Untuk memperkaya wawasan peserta didik, pihak sekolah menghadirkan sejumlah narasumber eksternal tepercaya. Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Temanggung memberikan pembekalan organisasi dan penguatan karakter kader muda.
Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyampaikan edukasi interaktif mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA. Sementara itu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memberikan pelatihan simulasi mitigasi bencana sebagai bentuk kesiapsiagaan sekolah.
Sebagai puncak acara, seluruh peserta didik baru menunjukkan bakat mereka dalam sesi Unjuk Karya. Mereka mengekspresikan kreativitas di bidang seni, dakwah, dan keterampilan diri. Penampilan ini menjadi bukti nyata tumbuhnya rasa percaya diri siswa setelah mengikuti MPLS ramah bebas perundungan.
Komitmen Sekolah Wujudkan Rumah Kedua yang Aman
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Ngadirejo menegaskan pentingnya masa orientasi ini sebagai fondasi pembentukan karakter siswa. Beliau mengajak seluruh siswa baru untuk langsung tancap gas membangun semangat belajar tinggi.
“Anak-anakku, jadilah pelajar yang aktif, religius, amanah, dan mampu mengelola aktivitas harian dengan baik. Sekolah ini adalah rumah kedua kalian. Mari kita jaga MPLS ramah bebas perundungan ini menjadi budaya harian yang konsisten,” tegasnya.
Pihak sekolah menilai penggabungan MPLS dan FORTASI menjadi nilai tambah yang sangat efektif. Siswa tidak hanya mengenal fisik sekolah, tetapi juga langsung menyerap nilai kepemimpinan dan karakter unggul.
Melalui keberhasilan MPLS ramah bebas perundungan ini, SMP Muhammadiyah 3 Ngadirejo optimistis seluruh siswa baru mampu beradaptasi dengan cepat. Sekolah terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan berprestasi bagi seluruh anak didik.
Kontributor: Reee
Editor: Al-Afasy



