Gandeng Orang Tua, SD Muhammadiyah 1 Solo Siapkan Siswa Kuasai AI dan Coding

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Sekolah dasar bukan lagi sekadar tempat anak belajar membaca dan berhitung. Lebih dari itu, lembaga pendidikan harus mampu menyiapkan generasi muda yang siap memimpin masa depan di era digital.
Gagasan besar ini melandasi langkah nyata SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah. Sekolah dasar unggulan di Solo ini berkomitmen mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi modern.
Komitmen tersebut mengemuka dalam acara sosialisasi program sekolah tahun ajaran 2026/2027 pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan bertajuk “Growing Together, Achieving Excellence” ini melibatkan ratusan wali murid baru, mulai dari kelas 1 hingga siswa pindahan.
Kurikulum Masa Depan Berbasis Teknologi dan Karakter
Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, menegaskan bahwa sekolah terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Salah satu langkah konkretnya adalah mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam kurikulum harian siswa sejak dini.
“Kami memiliki berbagai program unggulan, mulai dari pembelajaran coding dan AI, literasi digital, hingga penguatan karakter Muhammadiyah,” ujar Sri Sayekti tersenyum ramah.
Selain teknologi, sekolah yang berlokasi di Jalan Kartini No. 1 Ketelan ini juga menerapkan pembelajaran mendalam deep learning. Metode tersebut dirancang khusus agar suasana belajar di kelas tetap terasa aman, nyaman, sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.
Kolaborasi Erat dengan Wali Murid
Pihak sekolah menyadari bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan kerja sama yang solid dari berbagai arah. Oleh karena itu, sinergi antara guru dan orang tua menjadi kunci utama dalam mengawal tumbuh kembang anak secara optimal.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk menjadi mitra terbaik dalam perjalanan mulia ini. Kita harus tumbuh bersama demi meraih keunggulan anak-anak,” jelas Sri Sayekti hangat.
Ia juga menambahkan bahwa setiap anak membawa potensi unik yang luar biasa sebagai amanah dari Tuhan. Alih-alih membandingkan pencapaian antar-siswa, sekolah lebih fokus membantu setiap individu melahirkan versi terbaik dari diri mereka sendiri.
Standar Kompetensi Lulusan yang Kompetitif
Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh Pengawas Gugus II RA Kartini, Issufiyah Dwi Nuryati, serta Pimpinan Majelis Pendidikan Dasar Muhammadiyah Solo, Harminto. Mereka mendukung penuh perumusan standar kelulusan yang ketat namun realistis bagi para siswa.
Untuk menyelesaikan pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Solo, siswa wajib menuntaskan program keagamaan Ismuba, termasuk hafalan Juz 30. Di samping itu, mereka ditargetkan memiliki kemampuan bahasa Inggris praktis serta karakter kepemimpinan yang kuat.
“Siswa juga harus mengikuti penilaian sumatif akhir jenjang dan meraih nilai rata-rata minimal 80,00,” pungkas Sri Sayekti menutup penjelasannya.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



