Berita

Bahaya Cyberbullying Mengintai, Siswa Baru Wajib Tahu Aturan Main Medsos di MPLS SMA 2026

PEMALANG – Remaja masa kini tidak bisa lepas dari dunia digital, namun ruang maya tersebut menyimpan risiko besar jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, fenomena inilah yang melatarbelakangi pentingnya pembekalan etika digital sejak dini bagi para pelajar.

Menanggapi tantangan tersebut, Anggota Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, Kamal Hayat, memberikan materi literasi digital remaja. Selanjutnya, momentum berharga ini berlangsung di hadapan ratusan peserta didik baru dalam kegiatan MPLS SMA 2026 di SMA Muhammadiyah 4 Belik, Senin (13/7/2026).

Dalam pemaparannya, Kamal mengajak para pelajar aktif memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif. Selain itu, dia juga mendorong siswa menggunakan jejaring sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat. Menurutnya, media digital memiliki pengaruh luar biasa terhadap masa depan generasi muda.

Pentingnya Menjaga Jejak Digital yang Positif

“Media sosial bukan hanya tempat hiburan. Namun, ruang virtual ini justru menjadi sarana membangun karakter dan memperluas wawasan,” ujar Kamal di hadapan ratusan siswa yang menyimak dengan antusias.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh peserta didik baru untuk selalu menerapkan etika media sosial yang baik. Langkah ini dinilai sangat krusial demi menjaga keamanan diri dan orang lain di internet.

Lebih lanjut, Kamal juga mengingatkan para siswa agar selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya. Tindakan preventif tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran hoaks yang sering memicu perpecahan. Selain itu, dia menekankan pentingnya memahami bahaya cyberbullying serta menjaga sopan santun saat berkomunikasi secara daring.

Mencetak Generasi Cerdas di Era Digital

Daripada memproduksi konten negatif, praktisi IT ini mengajak siswa untuk konsisten meninggalkan jejak digital yang positif. Dengan demikian, para pelajar bisa memulainya dengan membagikan karya kreatif, dokumentasi prestasi, atau konten edukatif.

Kemudian, agenda edukasi ini menjadi salah satu menu utama dalam rangkaian kegiatan MPLS SMA 2026 di sekolah tersebut. Akhirnya, pihak panitia berharap pembekalan intensif ini mampu melahirkan agen perubahan yang cerdas secara akademik dan bijak bermedia sosial. Melalui langkah kecil ini, generasi muda Pemalang siap menghadapi tantangan era digital dengan penuh tanggung jawab.

Kontributor: Kamal Hayat
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/