Unik! Diklatsar Kokam PDPM Jepara V 2026 Diikuti Bapak dan Anak Bersama-sama
PWMJATENG.COM, JEPARA – Diklatsar Kokam PDPM Jepara V 2026 menyajikan pemandangan istimewa. Selain menarik perhatian karena kehadiran peserta berusia 57 tahun, agenda ini mencatatkan fenomena unik: banyak pasangan bapak dan anak yang mengikuti pelatihan secara bersamaan.
Burhanuddin, anggota Provost Kokam Pemuda Muhammadiyah Jepara, mendampingi putranya, Rafa Qois Khoiruddin, mengikuti rangkaian diklat hingga tuntas. Menurut Burhanuddin, sang anak mendaftar atas kemauan sendiri demi menambah wawasan serta relasi. Ia pun merasa bangga saat melihat antusiasme para peserta tetap tinggi, bahkan saat mereka harus bangun pukul 03.00 dini hari untuk menjalankan ibadah salat malam dan subuh berjamaah.
Regenerasi Kader Melalui Semangat Keluarga
Sependapat dengan hal tersebut, anggota Kokam senior, Fahrurozi, juga mengajak putranya, Akmal Muhammad Azam Ar Razi, untuk bergabung. Fahrurozi telah membiasakan sang anak bergiat di Muhammadiyah sejak kelas 3 SMP. Ia berharap, sang buah hati mampu tumbuh aktif dan menjadi kader tangguh di Muhammadiyah.
Sementara itu, pelatih Diklatsar Kokam V, Yeni Mulyanto, mendorong putranya, Khafid Tegar Mulyanto, untuk berpartisipasi. Yeni sengaja mengajak sang anak agar ia siap menjadi kader pengganti di masa depan. Yeni pun bersyukur karena sang putra kini menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Asy Syifa Muhammadiyah.
Pengalaman Berharga dalam Diklatsar Kokam
Di sisi lain, Ahmad Nor Faozan memberikan cerita berbeda. Faozan bersama sang anak, Muhammad Syiril Wafa, menjalani Diklatsar Kokam V sebagai sesama peserta. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian latihan fisik tanpa ada perlakuan khusus.
Pria asal Kalinyamatan ini mengaku senang bisa berjuang bersama sang anak di lapangan. Baginya, latihan ini semakin mempererat ikatan emosional sekaligus menambah wawasan mereka berdua. Ia memandang setiap materi diklat sebagai sarana untuk belajar dan menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Sebagai penutup, semangat para peserta membuktikan bahwa gairah kaderisasi di Jepara tetap membara. Berkat dukungan penuh keluarga, Diklatsar Kokam V berhasil melahirkan generasi baru yang siap mengawal dakwah Amar Makruf Nahi Munkar dengan penuh militansi.
Kontributor: Edi Sulton
Editor: Ayma



