Akademisi Dunia Kagumi Wisata Budaya Solo, Intip Keseruannya Bersama UMS!
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Sejumlah akademisi dunia mengagumi keindahan wisata budaya Solo saat mengikuti kegiatan city tour dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan menarik ini menutup rangkaian konferensi internasional The International Conference on Communication, Society, and Digital Media (COMSOCIA) 2026, Jumat (10/7/2026).
Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS mengemas acara penutup ini dengan apik. Mereka mengajak para peserta asing mengunjungi berbagai destinasi ikonik Solo.
Para delegasi global tersebut mencicipi kuliner legendaris Solo yang menggugah selera. Selanjutnya, rombongan mengeksplorasi kawasan cagar budaya Pura Mangkunegaran yang megah.
Tak kalah menarik, peserta juga mendatangi Masjid Raya Sheikh Zayed yang menawan. Mereka kemudian menutup perjalanan sejarah di Lokananta Solo, studio rekaman pertama di Indonesia.
Jelajahi Destinasi Sejarah dan Kuliner Legendaris Solo
Ketua Panitia COMSOCIA 2026, Dr. Andika Sanjaya, menjelaskan tujuan utama agenda ini. Panitia merancang kegiatan tersebut untuk memberikan pengalaman personal yang mendalam bagi peserta.
“Kami ingin para peserta membawa pulang memori indah tentang wisata budaya Solo,” ujar Andika, Sabtu (11/7/2026). Dia menambahkan bahwa kegiatan ini ampuh memperkuat jejaring akademik internasional.
Melalui langkah nyata ini, UMS memperkenalkan wajah Indonesia yang ramah dan kaya sejarah. Forum ilmiah kini berubah menjadi media diplomasi budaya yang sangat efektif.
Apresiasi Tinggi dari Akademisi Dunia
Salah satu pembicara utama, Prof. Gedala Mulliah Naidoo dari University of Zululand, Afrika Selatan, memuji inisiatif UMS. Dia menilai konferensi ini berhasil memadukan sains dan pengenalan budaya lokal.
“Saya sangat menikmati keunikan wisata budaya Solo yang sarat sejarah,” ungkap Gedala. Kunjungan ini sekaligus mempererat kemitraan strategis antara kedua universitas tersebut.
Peserta lain dari King’s College London, Jadid Purwaka Aji, juga membagikan kesan serupa. Dia merasa city tour memberikan perspektif baru yang menyenangkan selama berada di Indonesia.
Kesimpulan: Diplomasi Budaya Lewat Jalur Akademik
Pada akhir acara, UMS sukses menunjukkan komitmen internasionalisasi kampus yang inklusif. Kampus membuktikan bahwa forum ilmiah mampu menggerakkan potensi wisata budaya Solo ke panggung dunia.
Langkah ini tidak hanya melahirkan kolaborasi ilmiah yang berkualitas. Lebih dari itu, agenda ini menjadi sarana diplomasi yang mengenalkan industri kreatif Indonesia kepada ekosistem akademik global.
Kontributor: Maysali
Editor: Alafasy



