Studi Tiru PCM Mojotengah, PCM Kota Bengawan Pelajari Rahasia Organisasi Unggul

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – PCM Mojotengah, Wonosobo, menerima kunjungan istimewa dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Bengawan, Surakarta, pada Sabtu (4/7/2026). Sebanyak 60 anggota rombongan hadir untuk melaksanakan kegiatan rihlah dakwah sekaligus studi tiru pengelolaan organisasi yang unggul.
Ketua PCM Kota Bengawan, Haji Ghofar Ismail, S.Ag., MM., memimpin rombongan dalam kunjungan tersebut. Ia ingin mempelajari inovasi dan kerja keras kolektif yang membuat PCM Mojotengah menjadi percontohan di tingkat nasional.
Soliditas Internal Sebagai Ruh Gerakan
Ketua PCM Mojotengah, Slamet S.Pd, M.Pd., menyambut hangat kedatangan para tamu dari Surakarta. Menurutnya, keberhasilan organisasinya berakar pada soliditas internal yang sangat kuat antar pimpinan dan warga Muhammadiyah.
“Modal utama kami adalah rasa kepemilikan bersama. Hal inilah yang membuat program dari 9 Ranting hingga Organisasi Otonom dapat berjalan dinamis,” ungkap Slamet.
Selain itu, mereka memposisikan pengajian sebagai ruh pergerakan. Sekretaris PCM Mojotengah, Fajar Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem absensi tertib dalam pengajian Ahad pagi terbukti efektif menjaga ideologi kader hingga ke ranting-ranting.
Prestasi Nasional dan Kemandirian Amal Usaha
Keberhasilan PCM Mojotengah tidak lepas dari tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang progresif. Mereka kini mengelola sektor pendidikan, sosial, hingga ekonomi secara mandiri dan profesional.
Di sektor sosial, PCA Mojotengah bahkan mengelola tempat penitipan lansia yang kini memasuki angkatan kedua. Sementara itu, koperasi syariah milik Aisyiyah di wilayah ini juga menyandang predikat sebagai koperasi terbaik di Wonosobo.
Tidak heran jika PP Muhammadiyah menetapkan masjid di cabang ini sebagai salah satu Masjid Percontohan Nasional pada tahun 2026. Prestasi ini bersanding dengan masjid-masjid besar lainnya seperti Masjid Darussalam.
Sebagai penutup, PCM Kota Bengawan berharap dapat mengadopsi formula sukses ini. Mereka berkomitmen mengimplementasikan berbagai inovasi pemberdayaan umat tersebut sekembalinya ke Kota Bengawan, Surakarta.
Kontributor: Rudi Pramono
Editor: Ayma



