Berita

Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengukuhkan 669 lulusan dalam prosesi wisuda ke-49, Selasa (30/6/2026). Di sela acara tersebut, pihak kampus juga menegaskan komitmennya dalam dunia medis melalui rencana peluncuran metode cryosurgery atau terapi kanker tanpa kemoterapi bagi masyarakat.

Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan kabar menggembirakan ini saat memberikan sambutan di Gedung Serba Guna Unimus. Rencana pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi tersebut kini menjadi sorotan utama seluruh pihak yang hadir.

“Rumah Sakit Unimus akan menggelar deklarasi pengembangan terapi kanker menggunakan metode cryosurgery tanpa kemoterapi pada 18–19 Oktober 2026,” ujar Prof. Masrukhi dengan antusias.

Pihak universitas akan melibatkan para ahli kanker dari berbagai negara dalam proyek ini. Kehadiran para pakar internasional tersebut tentu mempertegas komitmen Unimus dalam menghadirkan layanan medis kelas dunia bagi warga Indonesia.

Solusi Medis Masa Depan

Metode cryosurgery menawarkan harapan baru bagi para penderita kanker. Teknik canggih ini bekerja dengan cara membekukan jaringan tumor secara presisi, sehingga pasien tidak perlu menjalani kemoterapi yang sering kali menguras fisik.

Selain fokus pada layanan kesehatan, Unimus terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat luas. Pihak universitas membuka sepuluh program studi baru yang sangat relevan dengan kebutuhan teknologi medis serta tantangan kesehatan terkini.

“Kami ingin setiap lulusan Unimus menjadi pribadi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak mulia,” tutur Prof. Masrukhi menambahkan.

Ia pun menegaskan bahwa setiap kompetensi medis wajib dibarengi dengan integritas yang kuat. Integritas inilah yang nantinya memastikan setiap tindakan medis memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemanusiaan.

Mencetak Tenaga Kesehatan Profesional

Prosesi wisuda kali ini juga mengukuhkan 261 lulusan dari Program Profesi. Mereka terdiri dari Dokter, Dokter Gigi, Bidan, dan Ners yang siap terjun melayani masyarakat.

Badan Pembina Harian (BPH) Unimus turut mendorong para alumni agar terus belajar meski telah lulus. Mereka menekankan pentingnya meningkatkan kompetensi serta memperluas wawasan setelah resmi menyandang gelar sarjana.

“Setiap sarjana harus memegang teguh komitmen moral, agama, dan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan profesinya,” tegas perwakilan BPH Unimus saat menutup sambutannya.

Akhirnya, para alumni kini siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu pengetahuan mumpuni serta karakter yang baik, mereka pasti mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Kontributor: Humas UNIMUS
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777