Pendidikan Karakter Berbasis Lingkungan: Kunci Utama Supercamp SD Muh PK Banyudono Latih Jiwa Leadership
PWMJATENG.COM, BOYOLALI – Seorang pemimpin masa depan wajib memiliki tanggung jawab besar terhadap kelestarian ekosistem di sekitarnya. Guna menanamkan prinsip tersebut, ratusan pelajar SD Muhammadiyah PK Banyudono mengikuti Gerakan Tanam Pohon massal saat menutup agenda Supercamp PPL-2 di Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026).
Sebanyak 483 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 bertahan selama dua hari di alam terbuka Janti, Polanharjo, Klaten. Mereka mengikuti Supercamp PPL-2 (Program Penguatan Leadership) yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono. Melalui petualangan ini, para peserta mendapatkan pengalaman berharga yang tidak mungkin mereka temukan di dalam ruang kelas.
Ketua Panitia, Aditya Bagas P., memimpin langsung seluruh rangkaian kegiatan outbound edukatif ini. Bersama tim panitia, ia memastikan setiap simulasi permainan berjalan aman dan tertib. Para siswa tampak antusias mengikuti pembiasaan hidup mandiri serta berinteraksi langsung dengan ekosistem sungai.
Menanam Pohon dan Melatih Kepemimpinan
Sebagai puncak acara, ratusan anak ini serentak mengikuti gerakan tanam pohon di area perkemahan. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa latihan kepemimpinan harus selaras dengan pelestarian alam. Sekolah sengaja mendesain kegiatan ini untuk menyadarkan generasi muda tentang pentingnya menjaga bumi.
Kepala Sekolah SD Muh PK Banyudono sejak awal telah menitipkan pesan mendalam kepada seluruh peserta. Beliau meminta anak-anak senantiasa menjaga adab ketika berada di alam terbuka. Para siswa wajib melindungi tanaman, menyayangi hewan, serta tidak membuang sampah sembarangan selama kegiatan berlangsung.
Pihak sekolah berharap nilai-nilai luhur tersebut melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari siswa. Karakter positif ini harus terus mereka praktikkan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.
Ikhtiar Mencetak Pemimpin Masa Depan
Rasa syukur mendalam langsung mengalir dari pihak manajemen sekolah setelah acara berakhir sukses. Pengelola lembaga pendidikan Islam ini menilai antusiasme tinggi anak-anak menjadi modal berharga bagi masa depan. Kegiatan ini terbukti efektif menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Semoga pengalaman selama Supercamp menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar Pujiono, perwakilan sekolah, saat memberikan sambutan penutupan.
Melalui keberhasilan Supercamp PPL-2 ini, SD Muh PK Banyudono kembali menegaskan arah pembelajarannya. Sekolah dasar unggulan di Boyolali ini berkomitmen penuh menghadirkan pendidikan holistik. Lembaga ini fokus menyeimbangkan antara keunggulan akademik dan program penguatan leadership siswa.
Kontributor: Pujiono
Editor: Alafasy


