Berita

UMS Luncurkan EMPOWER, Perkuat Kesehatan Mental Keluarga bagi Staf Kampus

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – DSDMO UMS menghadirkan pusat layanan EMPOWER sebagai solusi atas penurunan kinerja pegawai yang kerap berakar dari masalah keluarga, sekaligus menjadi upaya preventif menjaga kesehatan mental keluarga di lingkungan universitas.

Mengurai Benang Kusut Performa di Tempat Kerja

Direktur DSDMO UMS, Tri Widayatno, menjelaskan bahwa banyak permasalahan kinerja di kampus berhulu pada persoalan domestik. Fenomena ini membuktikan bahwa kesehatan mental keluarga menjadi fondasi utama produktivitas seseorang.

Tri Widayatno lantas menegaskan, “Kinerja di kampus sangat dipengaruhi oleh kondisi di keluarga.” Pernyataan tersebut memperjelas bahwa banyak persoalan kampus tampak teknis, padahal akar permasalahannya berasal dari dinamika rumah tangga yang kurang harmonis.

Sebagai solusi, UMS meluncurkan program Employee Mental Health & Wellbeing Center (EMPOWER). Pihak universitas menghadirkan inisiatif ini sebagai ruang pendampingan khusus bagi dosen dan tenaga kependidikan. Program ini secara langsung menjaga kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.

Keluarga sebagai Sumber Kekuatan atau Beban?

Psikolog Khoirudin Bashori kemudian menekankan bahwa kondisi rumah tangga menentukan kualitas kesehatan mental seseorang. Keluarga yang sehat jelas menjadi energi positif dalam bekerja, sedangkan konflik domestik justru memicu berbagai hambatan psikologis.

“Keluarga yang sehat, bahagia, dan sakinah akan menjadi sumber kekuatan. Namun, keluarga yang toksik justru malah menjadi sumber persoalan,” jelas Khoirudin. Dengan demikian, keluarga yang suportif pasti mempermudah dosen dan tendik dalam mencapai potensi maksimal mereka.

Perluasan Layanan Kesejahteraan Kampus

Wakil Rektor IV UMS, Em Sutrisna, juga menggarisbawahi komitmen kuat universitas dalam mendukung sivitas akademika. UMS kini tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat layanan psikologis bagi para staf.

“Jangan sampai ada masalah-masalah kinerja, ternyata ada masalah keluarga,” tegas Em. Inisiatif EMPOWER ini melengkapi layanan kesehatan mental yang sebelumnya hanya difokuskan pada mahasiswa melalui Student Mental Health and Wellbeing Support (SMHWS).

Program ini menandai langkah konkret UMS dalam membangun lingkungan kerja yang sehat. Melalui perhatian pada kesejahteraan karyawan kampus, universitas berharap dapat meningkatkan efektivitas kinerja sekaligus kualitas hidup para pegawainya. Langkah nyata ini sekaligus membuktikan pentingnya cara menjaga kesehatan mental melalui pendekatan yang holistik.

Kontributor: Maysali
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *