Usung Tema Kreativitas, IMM UMPP Perkuat Peran Organisasi Mahasiswa dalam Inovasi Sosial
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Pengurus baru PK IMM Al-Fatih UMPP resmi mengemban amanah baru pasca pelantikan, Sabtu (6/6). Mereka kini berkomitmen penuh untuk mentransformasi gerakan mahasiswa menjadi lebih inklusif. Selain itu, jajaran pengurus ini juga bertekad untuk menciptakan program kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi penanda dimulainya era baru bagi organisasi agar lebih adaptif terhadap tantangan sosial yang kian dinamis.
Menjawab Tantangan Zaman dengan Inovasi
Pembina PK IMM Al-Fatih UMPP, Agung Dwi Hanggoro, menekankan pentingnya konsistensi dalam kaderisasi. Ia menilai mahasiswa masa kini sangat membutuhkan kemampuan adaptasi lintas sektor agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Kreativitas dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama bagi mahasiswa untuk memenangkan tantangan zaman,” tegas Agung Dwi Hanggoro. Pernyataan tersebut pun menjadi pondasi kuat bagi para pengurus untuk memperkuat basis gerakan mahasiswa yang progresif ke depannya.
Mantan Ketua Umum PK IMM Al-Fatih periode 2025/2026, Galang Eka Ardiansyah, turut mendukung penuh estafet kepemimpinan ini. Ia meyakini regenerasi yang solid akan membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat luas.
“Kami berharap estafet kepemimpinan ini membawa IMM UMPP menjadi komisariat yang semakin progresif, solid, dan memberikan dampak nyata bagi kampus maupun masyarakat,” tutur Galang Eka Ardiansyah. Harapan tersebut akhirnya menjadi pelecut semangat bagi seluruh kepengurusan yang baru saja dilantik.
Fokus pada Gerakan Mahasiswa Berbasis Dampak
Ketua Umum PK IMM Al-Fatih UMPP 2026/2027, Bill Ba’di Mitsaqon, segera merespons berbagai ekspektasi tersebut dengan arah kebijakan yang inklusif. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan potensi minat serta bakat setiap kader untuk menciptakan karya yang relevan.
“Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk merapatkan barisan. Bersama-sama, kita ciptakan program kerja yang kreatif, berorientasi prestasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai wujud nyata dari teologi dakwah IMM,” ujar Bill Ba’di Mitsaqon.
Komitmen ini sekaligus mengukuhkan posisi IMM UMPP sebagai organisasi yang berorientasi pada karya nyata. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para kader memanjatkan doa bersama. Momen ini mempererat rasa kekeluargaan, sekaligus menjadi langkah awal bagi para kader dalam mengabdi kepada lingkungan kampus dan masyarakat.
Kontributor: Imam Setiobudi
Editor: Alafasy



