Tangis Haru Warnai Tasyakuran Santri, Bukti Nyata Efektivitas Pendidikan Karakter Pesantren
PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Ratusan orang tua santri Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Purworejo, tak kuasa menahan air mata saat putra-putri mereka bersimpuh dan memasangkan mahkota sebagai tanda bakti pada Kamis (4/6/2026). Sebuah momen emosional tersebut merefleksikan keberhasilan pendidikan karakter pesantren dalam membentuk generasi berakhlak mulia.
Momen Emosional Penanaman Akhlak
Prosesi penyerahan kembali santri kepada orang tua menjadi puncak acara yang memecahkan keheningan aula. Satu per satu santri bersimpuh di hadapan ayah dan ibu mereka. Mereka menyampaikan untaian terima kasih atas segala dukungan selama menempuh pendidikan.
Suasana semakin menyentuh saat santri kelas 9B memasangkan mahkota kepada orang tua sebagai simbol penghormatan. Sementara itu, santri lainnya menyerahkan bunga. Air mata haru pecah di berbagai sudut ruangan ketika orang tua mendekap erat putra-putri mereka.
Momentum ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter pesantren dalam membentuk kepribadian santri. Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan memang menempatkan penghormatan kepada orang tua sebagai kurikulum utama. Mereka percaya bahwa ilmu setinggi apa pun akan sia-sia tanpa dibarengi akhlak yang mulia.
Apresiasi dan Capaian Prestasi
Kepala SMP Muhammadiyah Jono, Ustadzah Erlinda Windiastranti, M.Pd., menyampaikan kebanggaan mendalam atas capaian anak didiknya. Ia melihat transformasi besar pada diri para santri selama menetap di pondok.
“Alhamdulillah, selamat atas semua capaian prestasi kalian, baik di jenjang SMP maupun SMA. Semua telah ditempuh dengan perjuangan bersama bapak dan ibu guru,” ujar Ustadzah Erlinda.
Ia mengungkapkan bahwa banyak santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Selain itu, mereka juga menorehkan prestasi dalam lomba roket air tingkat internasional di Malaysia hingga ajang Olympiade Ahmad Dahlan.
Legasi Kaderisasi Muhammadiyah
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo. Pondok pesantren ini kini dipandang sebagai salah satu pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan kader berkualitas.
“Darul Arqom ini adalah legasi Muhammadiyah Purworejo dan menjadi bibit kaderisasi Muhammadiyah,” ujar Ketua PDM Purworejo, Drs. H. Pujiono.
Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom, Ustad Dr. (Cand) Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH., turut mensyukuri keberhasilan ini. Ia menekankan bahwa santri harus menjaga integritas hafalan dan akhlak setelah lulus.
“Harapan kami, mereka tetap istiqamah menjaga hafalannya, menjaga akhlaknya, dan terus menjadi pribadi yang lebih baik,” tutur Ustad Nurrosyid.
Sebagai penutup, berbagai penampilan kreatif santri seperti storytelling dan tari tradisional semakin memperkaya nuansa acara. Seluruh rangkaian kegiatan ini menandai kesiapan para santri dalam menyongsong masa depan dengan berbekal nilai-nilai Islam yang kokoh.
Kontributor: Akhmad Maulidin
Editor: Alafasy



