Bikin Geger DESWITA, Lomba Kreativitas Daur Ulang Galon di Rembang Sukses Besar hingga Dipuji Wakil Bupati!
PWMJATENG.COM, REMBANG — Kreasi unik berbahan limbah plastik rakitan para pelajar sukses mengguncang kawasan Kincir Sutra dalam ajang bergengsi Lomba Kreativitas Daur Ulang Galon se-Kabupaten Rembang. Keberhasilan kompetisi ramah lingkungan yang viral ini langsung mendongkrak reputasi PR IPM SMK Muhammadiyah Pamotan selaku kepanitiaan inti yang kinerjanya disanjung melampaui ekspektasi oleh Wakil Bupati Rembang.
Kompetisi berskala regional ini menantang kreativitas para pelajar mulai dari jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK se-Kabupaten Rembang. Mereka harus menyulap galon air bekas menjadi karya inovatif yang bernilai estetika tinggi sekaligus fungsional. Langkah nyata ini menjadi wadah edukasi lingkungan yang segar guna memupuk kepedulian generasi muda terhadap isu sampah plastik.
Kehadiran jajaran pejabat daerah memperkuat gengsi acara ini. Wakil Bupati Rembang bersama istri, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rembang, perwakilan Dinas Pendidikan, hingga Plt. Camat Pamotan hadir langsung untuk menyaksikan antusiasme peserta. Kehadiran para tokoh ini sekaligus memberikan dukungan moral bagi gerakan pelestarian lingkungan berbasis sekolah.
Apresiasi Tinggi untuk Kinerja Panitia
Keberhasilan acara yang viral ini tidak lepas dari peran krusial Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah Pamotan. Bertindak sebagai tim kepanitiaan inti, para pelajar ini menunjukkan profesionalisme yang matang. Mereka mengomandoi pengondisian acara, koordinasi ratusan peserta, publikasi media, hingga manajemen pelayanan tamu undangan VIP secara sigap.
Kinerja cekatan para pelajar tersebut langsung memanen pujian dari berbagai pihak karena dinilai melebihi ekspektasi publik. Keterlibatan aktif ini sekaligus membuktikan kapasitas kepemimpinan mereka di luar ruang kelas. “Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa slogan ‘bergerak dan berdampak’ benar-benar hidup dalam sanubari kader kami, bukan sekadar kata-kata indah,” ujar perwakilan PR IPM SMK Muhammadiyah Pamotan saat mengevaluasi kesuksesan acara.

Menariknya, kekuatan tim kepanitiaan ini lahir dari kolaborasi lintas jurusan di SMK Muhammadiyah Pamotan. Para siswa dari kompetensi keahlian AKL, DKV, TKR, hingga TSM meleburkan ego untuk menyukseskan visi bersama. Kolaborasi unik ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan disiplin ilmu justru memperkaya keterampilan kerja sama mereka di tengah masyarakat.
Kemitraan Strategis dengan Desa Wisata
Sukses menggelar acara, organisasi pelajar ini langsung tancap gas mengamankan dampak jangka panjang. Mereka resmi menandatangani kerja sama strategis dengan pengelola Desa Wisata Edukasi Pamotan. Kemitraan ini bertujuan untuk melahirkan lebih banyak program kolaboratif yang berfokus pada pendidikan, kreativitas, dan pemberdayaan potensi anak muda lokal.
Kawasan wisata edukasi Rembang viral tersebut memang memiliki ekosistem yang sangat mendukung pembelajaran berbasis praktik. Destinasi ini mengunggulkan berbagai fasilitas mutakhir. Beberapa di antaranya meliputi area Ketahanan Pangan (Ketapang), instalasi Biogas, Edukasi Kawasan Tertib Lalu Lintas, fasilitas outbond, hingga kelas khusus Knowledge and Speaking.
Kerja sama baru ini akan membuka ruang bagi pelajar untuk mempraktikkan ilmu mereka langsung di lapangan. “Kami berharap kemitraan resmi dengan Desa Wisata Edukasi Pamotan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan program edukatif berkelanjutan bagi kemajuan generasi muda Rembang,” kata perwakilan panitia menegaskan komitmen jangka panjang mereka.
Kiprah cemerlang dalam Lomba Kreativitas Daur Ulang Galon ini sekaligus memperkuat posisi sekolah di tingkat kabupaten. Aksi konkret ini menjadi etalase hidup yang efektif untuk mendukung promosi SPMB SMK Muhammadiyah Pamotan. Semangat, kreativitas, dan profesionalisme para siswa mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat mengenai kualitas prima lulusan sekolah pusat keunggulan Rembang tersebut.
Kontributor : Selly Puji Hartanto
Editor: Al-Afasy



